- Umat Buddha merayakan Tri Suci Waisak setiap purnama bulan Mei untuk memperingati kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Sang Buddha.
- Perayaan Waisak di Candi Borobudur melibatkan ribuan umat yang melakukan ritual doa bersama untuk kedamaian bagi seluruh dunia.
- Kegiatan Waisak mencakup bakti sosial dan refleksi nilai ajaran Buddha demi mewujudkan kehidupan penuh kasih serta kebijaksanaan nyata.
Buddha pernah mengatakan, “Segala sesuatu yang muncul pasti akan lenyap.” Pesan ini sangat relevan untuk menghadapi kecemasan, ketakutan, dan penderitaan yang dialami banyak orang.
Waisak mengajak kita untuk hidup lebih sadar (mindful), penuh kasih, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta sesama.
Bagi umat Buddha Indonesia, Waisak juga menjadi simbol kerukunan beragama. Perayaan yang damai dan terbuka ini memperkuat nilai Pancasila dan kebhinekaan, menunjukkan bahwa agama dapat menjadi kekuatan pemersatu, bukan pemecah belah.
Sebagai penutup, Waisak adalah hari kemenangan cahaya atas kegelapan, kebijaksanaan atas kebodohan, dan kasih sayang atas kebencian. Bagi umat Buddha, makna sejatinya adalah komitmen untuk terus mengamalkan ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar