- Umat Buddha merayakan Tri Suci Waisak setiap purnama bulan Mei untuk memperingati kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Sang Buddha.
- Perayaan Waisak di Candi Borobudur melibatkan ribuan umat yang melakukan ritual doa bersama untuk kedamaian bagi seluruh dunia.
- Kegiatan Waisak mencakup bakti sosial dan refleksi nilai ajaran Buddha demi mewujudkan kehidupan penuh kasih serta kebijaksanaan nyata.
Suara.com - Waisak, atau yang dikenal secara internasional sebagai Hari Raya Tri Suci Waisak, merupakan hari suci paling penting bagi umat Buddha.
Dirayakan setiap tahun pada saat purnama di bulan Mei, Hari Raya Waisak memperingati tiga peristiwa besar dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yaitu kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Sang Buddha.
Karena ketiga peristiwa tersebut terjadi pada bulan Waisak yang sama, hari ini disebut juga sebagai Trisuci Waisak.
Bagi umat Buddha, Waisak bukan sekadar perayaan hari lahir atau hari kematian biasa. Ia merupakan momentum spiritual mendalam yang mengingatkan umat akan perjalanan Sang Buddha dari seorang pangeran yang meninggalkan kemewahan istana menuju pencerahan tertinggi.
Kelahiran Pangeran Siddhartha di Lumbini menandai datangnya cahaya kebenaran di dunia. Pencerahan di bawah Pohon Bodhi di Bodh Gaya menjadi simbol kemenangan atas penderitaan (dukkha) dan ditemukannya Jalan Tengah (Majjhima Patipada) menuju kebebasan. Sedangkan parinirvana di Kushinagar mengajarkan bahwa segala yang berkondisi bersifat fana, termasuk tubuh fisik Sang Buddha sendiri.
Makna terdalam Waisak adalah pengingat akan ajaran Dhamma yang abadi. Umat Buddha diajak untuk merefleksikan nilai-nilai utama Buddhisme: Cinta kasih (Metta), belas kasih (Karuna), sukacita ikut berbahagia (Mudita), dan ketenangan hati (Upekkha).
Di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan, Waisak menjadi saat yang tepat untuk introspeksi, memperkuat tekad menjalankan sila (moralitas), samadhi (konsentrasi), dan pañña (kebijaksanaan).
Tradisi Perayaan Waisak
Perayaan Waisak biasanya dimulai dengan meditasi massal di vihara-vihara, dilanjutkan dengan pawai obor atau lilin lotus yang melambangkan cahaya kebijaksanaan yang menerangi kegelapan kebodohan.
Baca Juga: Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Hari Raya Waisak?
Umat Buddha membawa bunga, lilin, dan dupa sebagai persembahan, sambil melantunkan paritta-paritta suci.
Di Indonesia, perayaan Waisak yang paling megah biasanya berlangsung di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Ribuan umat dari berbagai aliran Buddhisme berkumpul untuk melakukan pradaksina atau mengelilingi candi searah jarum jam sambil memanjatkan doa untuk kedamaian dunia.
Selain ritual keagamaan, Waisak juga sarat dengan makna sosial. Banyak vihara yang mengadakan bakti sosial, donor darah, pemberian makanan kepada yang membutuhkan, serta seminar keagamaan.
Hal ini mencerminkan semangat karuna (belas kasih) yang diajarkan Buddha — bahwa praktik spiritual sejati harus bermanfaat bagi sesama makhluk hidup.
Relevansi Hari Waisak di Era Modern
Di zaman yang semakin individualis dan materialistis ini, Waisak mengingatkan umat Buddha untuk tidak terikat pada kesenangan sementara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
5 Cara Atasi Pompa Air Nyala Tapi Air Tidak Mau Naik, Gratis Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Usai Dicek FBI, Don Ritto Berikut Tumpukan Emas dan Dolar Dilimpahkan ke Kejagung Besok!
-
Resmi! Iran Siap Angkat Senjata Melawan Amerika Serikat
-
DBS Indonesia Ramal IHSG Tembus 8.000, Rupiah Bisa Menguat ke Level Rp17.600
-
Hyunsuk CIX Gabung Study Group 2, Bakal Jadi Musuh Utama Hwang Minhyun
-
Hilang 3 Hari, Eks Sales Rokok di Nganjuk Ditemukan Terkubur Tak Wajar di Pekarangan Rumah
-
3 Zodiak Paling Dibenci karena Sifatnya yang Nyebelin, Ada Favoritmu?
-
Modernisasi Pelabuhan Dorong Efisiensi Distribusi Pupuk Nasional
-
Efek AS Blokir Selat Hormuz Sudah Terasa, Tanker Minyak Menuju Iran Lumpuh
-
Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia? Ini 5 Produk Lokal yang Murah