- Kejagung menyoroti harta kekayaan Lodewyk Pusung terkait korupsi program MBG.
- Total harta kekayaan Lodewyk Pusung mencapai Rp60,54 miliar tanpa utang.
- Aset tanah, rumah mewah, dan properti mendominasi harta kekayaan Lodewyk Pusung.
Suara.com - Lodewyk Pusung tengah menjadi buah bibir usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) ini terseret kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026.
Akibatnya, harta kekayaan Lodewyk Pusung selama menjabat sebagai Wakil Kepala BGN pun menjadi sorotan publik.
Bukan main, harta kekayaan Lodewyk Pusung justru paling besar dibandingkan 3 mantan petinggi BGN lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Dadan Hindayana dan Sony Sonjaya.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Lodewyk Pusung memiliki kekayaan sangat fantastis, terutama di sektor properti.
Istana di Depok Senilai Rp25 Miliar
Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan pada 11 Februari 2025, total kekayaan Lodewyk Pusung mencapai Rp60,54 miliar.
Menariknya, hampir 97 persen dari total kekayaannya atau sebesar Rp58,725 miliar menumpuk di aset tanah dan bangunan.
Aset paling mencolok adalah sebuah tanah dan bangunan seluas 2.500 meter persegi di Kota Depok. Nilai properti ini ditaksir mencapai Rp25 miliar.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Harga 2 Jutaan: Penyimpanan Lega dan Hemat Listrik
Selain di Depok, ia juga memiliki rumah mewah di Jakarta Timur seluas 351 meter persegi yang bernilai Rp10 miliar.
Kekayaannya di sektor properti tersebar merata dari barat hingga timur Indonesia, termasuk bangunan di Tangerang senilai Rp2,8 miliar dan rumah di Kota Manado senilai Rp4 miliar.
Juragan Tanah di Sulawesi Utara
Bukan sekadar rumah mewah, Lodewyk Pusung juga layak dijuluki sebagai juragan tanah. Di kampung halamannya, Sulawesi Utara, ia tercatat memiliki puluhan bidang lahan.
Salah satu yang paling bikin melongo adalah kepemilikan lahan seluas 346.700 meter persegi atau sekitar 34,67 hektar di Minahasa Utara dengan nilai Rp3,5 miliar.
Selain itu, ada pula lahan seluas 15 hektar senilai Rp1,5 miliar serta puluhan petak tanah lainnya yang tersebar di Minahasa Selatan hingga Kabupaten Minahasa.
Berita Terkait
-
Dadan Cs Tersangka, Komisi IX DPR Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pengadaan Barang di BGN
-
Dadan Cs Jadi Tersangka, Prabowo Semprot Mitra MBG: Yang Brengsek, Kembali ke Jalan yang Benar!
-
Detik-detik Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diborgol saat Penangkapan di Rumahnya
-
Prabowo Sudah Sering Ingatkan! Istana Prihatin Pejabat Kabinet Terseret Korupsi Dua Hari Beruntun
-
Bikin Syok! Jerome Polin Pakai Logika Matematika Hitung Duit yang Dikorupsi Dadan Hindayana dari MBG
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik
-
Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik
-
Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna
-
2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026
-
Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS
-
Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru
-
Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta
-
Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani
-
Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut
-
Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa