- Warna seprai ternyata dapat memengaruhi kualitas tidur dan kondisi emosional seseorang, selain faktor kenyamanan kamar tidur.
- Menurut psikolog, setiap warna memunculkan respons psikologis yang berbeda sehingga dapat membantu atau mengganggu proses relaksasi.
- Karena itu, pemilihan warna seprai sebaiknya tidak hanya berdasarkan selera, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap kualitas istirahat.
Nuansa sage green, mint, atau hijau lembut sering dipilih karena memberikan efek menenangkan tanpa membuat ruangan terasa membosankan.
3. Pink Lembut
Meski berasal dari turunan warna merah yang cenderung energik, pink lembut justru dikenal memiliki efek menenangkan.
dr. Leah Kaylor, dalam Homes & Gardens, mencatat bahwa warna pink dapat menciptakan suasana hangat, lembut, dan penuh kenyamanan yang mendukung relaksasi sebelum tidur.
Menurut para ahli warna, nuansa blush pink atau dusty rose mampu memberikan rasa aman dan nyaman tanpa terasa terlalu mencolok.
Karena itu, warna ini cocok bagi mereka yang ingin menghadirkan suasana kamar yang tenang sekaligus terasa lebih hangat dan romantis.
4. Lavender
Lavender atau ungu pastel sering dikaitkan dengan ketenangan dan kelembutan. Warna ini termasuk kelompok pastel yang mampu menciptakan suasana damai, sehingga banyak direkomendasikan sebagai pilihan warna seprai untuk membantu tubuh lebih rileks menjelang waktu tidur.
Dibandingkan ungu gelap yang cenderung lebih merangsang aktivitas mental, lavender menawarkan nuansa yang jauh lebih lembut.
Baca Juga: Tren Minum Kopi Less Sugar hingga No Sugar Bisa Jadi Bumerang untuk Kulit, Kok Bisa?
Karena itu, warna ini dapat menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin menghadirkan kesan tenang sekaligus elegan di kamar tidur.
5. Beige atau Earth Tone
Warna-warna earth tone seperti beige, taupe, krem, dan cokelat muda juga dipercaya membantu meningkatkan kualitas tidur.
Menurut dr. Leah Kaylor, warna-warna alami ini memberikan rasa nyaman, aman, dan membumi sehingga otak lebih mudah beristirahat.
Feels Good dan berbagai pakar psikologi warna juga menyebut warna netral sebagai pilihan yang efektif untuk mengurangi stimulasi berlebihan di kamar tidur.
Hasilnya, suasana ruangan terasa lebih tenang dan kondusif untuk mendapatkan tidur yang nyenyak sepanjang malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU
-
Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus
-
Fabio Quartararo Gabung Honda, Separuh Kursi MotoGP 2027 Sudah Terisi
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Ironi Retret Magelang, 16 Kepala Daerah Tetap Kena OTT KPK Meski Sudah Dibriefing Prabowo