- Fengshui menyarankan pemilik rumah menghindari enam warna cat tembok tertentu guna menjaga keseimbangan energi.
- Warna dominan seperti hitam, merah, hijau, biru, kuning, dan ungu tua dipercaya dapat memicu energi negatif.
- Penggunaan warna cat dinding yang terlalu gelap atau tajam dikhawatirkan dapat menghambat aliran rezeki.
Suara.com - Memilih warna cat untuk interior rumah bukan hanya soal estetika atau mengikuti tren yang sedang viral.
Bagi sebagian orang, warna dinding memiliki pengaruh besar terhadap suasana hati, psikologi, bahkan aliran energi di dalam hunian.
Dalam Fengshui, warna merepresentasikan elemen-elemen alam tertentu yang dapat memengaruhi keseimbangan energi (Chi).
Salah memilih warna cat tembok dipercaya bisa menghambat aliran rezeki, memicu keharmonisan keluarga yang retak, hingga membawa energi negatif (Sha Chi).
Berikut 6 warna cat tembok yang sebaiknya dihindari menurut Fengshui.
1. Hitam Pekat
Warna hitam memberikan kesan modern, maskulin, dan estetik ala desain industrial, tetapi Fengshui tidak menyarankan warna ini mendominasi ruangan.
Menggunakan warna hitam pada ruangan utama dapat menciptakan suasana yang suram, dingin, dan memicu rasa cemas atau depresi. Energi di dalam rumah menjadi stagnan dan berat.
Jika menyukai konsep gelap, gunakan hitam hanya sebagai aksen kecil atau pada furnitur, bukan sebagai warna utama tembok.
Baca Juga: Jangan Tergiur Harga Murah, Begini Ciri Rumah Red Flag Menurut Fengshui
2. Merah Menyala
Merah memang identik dengan keberuntungan dan kemakmuran. Namun, memakai warna merah menyala sebagai cat tembok adalah cerita yang berbeda. Merah mewakili elemen api yang sangat kuat.
Warna merah yang terlalu dominan dapat memicu luapan emosi, stres, kemarahan, dan membuat penghuni rumah menjadi lebih agresif.
Kamar tidur yang dicat merah juga dipercaya bisa merusak kualitas tidur dan memicu pertengkaran antar pasangan.
Ganti merah menyala dengan turunan warna yang lebih lembut, seperti terracotta, merah bata, atau soft pink yang lebih menenangkan.
3. Hijau Tua
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
10 Sepatu Lari Diadora Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Sering Dianggap Beban, Mengapa Mengapa Pengelolaan Sampah Perlu Dianggap Sebagai Investasi?
-
Ada Peringatan Baru, Apakah 13 Juli Akan Jadi Hari Libur Nasional?
-
9 Parfum Wanita Tahan Lama di Indomaret, Wanginya Bikin Candu Mulai Rp15 Ribu
-
Handbody Purbasari Habbatussauda Apakah Bisa Memutihkan? Ini Manfaatnya dan Review Pengguna
-
Lupakan Adidas Spezial, 7 Sepatu Retro Ini Tak Kalah Stylish Termasuk Hidden Gems Produk Lokal!
-
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
-
7 Langkah Mencukur Bulu Ketiak yang Benar, Hasil Mulus Tanpa Iritasi
-
Berapa Harga Tiket Masuk Stone Garden? Intip Pesona dan Daya Tarik Unik Wisata di Bandung Barat
-
4 Kipas Angin Portable Hembusan Kencang dan Tidak Berisik, Nyaman Dipakai Saat Bepergian