- Nanik S Deyang resmi dilantik sebagai Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Pelantikan ini berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026 di Istana Negara, Jakarta.
- Nanik memiliki latar belakang pendidikan di bidang biologi dan kehutanan.
Suara.com - Nanik Sudaryati Deyang, atau yang lebih dikenal sebagai Nanik S Deyang, baru saja resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Pelantikan ini berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026 di Istana Negara, Jakarta.
Hal ini menandai babak baru dalam perjalanan karier perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur, 3 Januari 1968. Banyak yang bertanya-tanya tentang latar belakang pendidikannya, terutama Nanik S Deyang kuliah jurusan apa?
Pendidikan Nanik S Deyang
Nanik S Deyang merupakan lulusan Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Ia menempuh pendidikan S1 di jurusan Biologi angkatan 1983 dan berhasil meraih gelar Sarjana Biologi.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Nanik melanjutkan studi S2 di Magister Ilmu Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Latar belakang pendidikan di bidang biologi dan kehutanan ini memberikan fondasi kuat baginya dalam memahami isu-isu lingkungan, sumber daya alam, dan kesehatan masyarakat yang sangat relevan dengan tugas BGN saat ini.
Karier Nanik dimulai dari dunia jurnalistik. Ia pernah bekerja sebagai wartawati di Tabloid Bangkit yang berada di bawah Kelompok Kompas Gramedia.
Pengalaman sebagai jurnalis senior membentuknya menjadi sosok yang kritis, tegas, dan mampu berkomunikasi dengan baik. Dari dunia media, ia kemudian terjun ke bisnis media dengan memimpin Kelompok Media Peluang (KMP) dan mengelola beberapa majalah.
Kiprahnya tidak berhenti di situ. Nanik juga aktif di dunia politik. Ia terlibat sebagai bagian dari tim sukses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.
Baca Juga: Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN
Perjalanan Nanik ke ranah birokrasi semakin menanjak setelah Prabowo terpilih sebagai Presiden. Pada 2024, ia diangkat sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.
Kemudian pada Juni 2025, ia menjadi Komisaris Independen PT Pertamina. Pada September 2025, Nanik ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN, sebelum akhirnya naik menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana pada Juni 2026.
Pelantikan ini terjadi di tengah isu korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebagai Kepala BGN yang baru, Nanik S Deyang langsung menyampaikan komitmennya untuk memperkuat pengawasan anggaran dan menjamin transparansi program MBG.
Ia menekankan pentingnya pengendalian ketat terhadap penggunaan anggaran negara agar program makan bergizi gratis dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa hambatan.
Latar belakang Nanik sebagai jurnalis dan politikus yang memiliki pengetahuan biologi membuatnya dianggap mampu menggabungkan perspektif komunikasi publik dengan pemahaman ilmiah tentang gizi dan lingkungan.
Fakultas Biologi Unsoed dikenal kuat dalam penelitian ekologi dan biodiversitas, sementara studi kehutanan di UGM menambah wawasan tentang keberlanjutan sumber daya.
Kombinasi pendidikan Nanik S Deyang ini diyakini akan mendukung tugas BGN dalam mengatasi masalah stunting, malnutrisi, dan ketahanan pangan nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang