- Nama Raffi Ahmad disebut dalam persidangan korupsi importasi barang yang melibatkan pejabat DJBC dan PT Blueray Cargo.
- Raffi Ahmad mengklarifikasi bahwa ia tidak pernah melakukan transaksi atau pemesanan barang melalui pihak PT Blueray Cargo.
- KPK menegaskan tidak ada bukti keterlibatan Raffi Ahmad sehingga ia tidak diperlukan untuk diperiksa sebagai saksi perkara.
Suara.com - Nama Raffi Ahmad disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi importasi barang yang melibatkan sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta perusahaan jasa pengiriman PT Blueray Cargo.
Munculnya nama presenter sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni tersebut memicu berbagai spekulasi mengenai keterlibatannya dalam perkara yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kenapa Nama Raffi Ahmad Disebut?
Nama Raffi Ahmad muncul dalam persidangan kasus dugaan korupsi importasi barang setelah disebut dalam kesaksian yang berkaitan dengan pengiriman barang dari Amerika Serikat ke Indonesia.
Dalam persidangan terungkap bahwa Raffi Ahmad disebut pernah meminta bantuan pengiriman laptop dan iPhone melalui pihak PT Blueray.
Namun, berdasarkan keterangan yang muncul di persidangan, permintaan tersebut tidak pernah terlaksana atau tidak dilanjutkan hingga tahap transaksi.
KPK menegaskan bahwa penyidikan saat ini berfokus pada dugaan suap dan pengaturan sistem kepabeanan yang melibatkan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta pihak PT Blueray Cargo.
Selain itu, KPK mengaku belum ada kebutuhan untuk memeriksa Raffi Ahmad sebagai saksi karena tidak ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatannya dalam perkara suap importasi barang tersebut.
Klarifikasi Raffi Ahmad
Raffi Ahmad akhirnya memberikan penjelasan terkait kabar yang menyeret namanya. Klarifikasi tersebut disampaikan saat dirinya menjadi bintang tamu di kanal YouTube milik Dedi Mulyadi bersama Nagita Slavina.
Menurut Raffi, pertemuannya dengan pihak Blueray Cargo terjadi saat ia berada di Amerika Serikat untuk mengikuti ajang maraton pada Oktober 2025.
Baca Juga: Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya sedang berada di sebuah restoran bersama beberapa rekannya, termasuk Gading Marten, Desta, dan Ariel NOAH.
"Oktober tahun lalu kalau nggak salah. Ada Gading, Ariel, nah kita ke restoran Awang Kitchen," kata Raffi Ahmad.
Di sekitar lokasi tersebut terdapat toko bernama Blueray yang kemudian menjadi awal pertemuannya dengan beberapa orang yang mengaku mengenalnya.
"Dia teh pada gini semuanya, 'Eh Aa Raffi!'. Saya juga gak tahu dia yang punya toko Blueray teh," ujar Raffi.
Raffi bahkan menunjukkan dokumentasi foto dirinya bersama Gading Marten, Desta, dan Ariel NOAH di depan papan bertuliskan Blueray Cargo.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Blueray Cargo menawarkan jasa pengiriman barang ke Indonesia, termasuk pengiriman telepon seluler dan laptop.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan