- Dokter Sri Awalia Febriana menyarankan rutinitas perawatan kulit sederhana yang konsisten sesuai kebutuhan daripada menggunakan banyak produk.
- Langkah dasar perawatan wajah meliputi pembersihan menggunakan satu jenis produk, penggunaan pelembap, serta aplikasi tabir surya.
- Penggunaan produk tambahan seperti serum atau masker bersifat opsional dan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan kulit.
Urutan Skincare Malam Hari
Sementara itu, pada malam hari banyak orang menambahkan berbagai produk seperti toner, serum, maupun krim perawatan tertentu.
Meski demikian, dr. Sri Awalia menilai penggunaan produk tambahan tersebut tidak harus dilakukan setiap hari dan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
"Katanya kan toner dulu baru nanti serum baru krim katanya kan gitu tapi juga enggak harus tiap hari,"
Bila diperlukan, urutan skincare malam dapat dilakukan sebagai berikut:
- Membersihkan wajah.
- Menggunakan toner bila cocok dan diperlukan.
- Mengaplikasikan serum sesuai kebutuhan kulit.
- Menggunakan pelembap atau krim malam.
Namun, dokter mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergoda menggunakan terlalu banyak produk hanya karena mengikuti tren yang sedang populer.
Menurutnya, perawatan kulit yang baik tidak harus mahal maupun terdiri dari banyak tahapan. Konsistensi dan pemilihan produk yang sesuai justru lebih penting dibandingkan jumlah produk yang digunakan.
"Pokoknya intinya sealami mungkin selain itu enggak habis-habisin uang," ujarnya.
Apakah Masker Wajah Perlu Digunakan?
Selain produk dasar skincare, banyak orang juga menggunakan masker wajah sebagai perawatan tambahan.
Menurut dr. Sri Awalia, masker wajah dapat memberikan manfaat tertentu tergantung kandungan yang terdapat di dalamnya.
Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik Pakai Pelembap? Ini Momen yang Disarankan Dokter
"Masker itu untuk soothing mengurangi iritasi," ujarnya.
Beberapa jenis masker juga mengandung bahan aktif tertentu yang memberikan manfaat serupa dengan serum.
"Kadang juga ada masker yang sama dengan serum yang dia ada vitamin C-nya. Bukan gimik, itu bermanfaat," ujarnya.
Meski demikian, penggunaan masker bukan merupakan langkah wajib dalam rutinitas harian. Produk ini dapat digunakan sebagai pelengkap apabila kulit membutuhkan perawatan tambahan sesuai kondisi masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim