Lifestyle / Komunitas
Minggu, 14 Juni 2026 | 09:36 WIB
Justin Hubner dan Jennifer Coppen usai akad. (Instagram/jennifercoppenreal20)
Baca 10 detik
  • Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner menjadi sorotan, terutama setelah Justin memeluk Islam sebelum menikah.
  • Warganet mengaitkan hal itu dengan kisah mualafnya mendiang Dali Wassink sebelum menikah dengan Jennifer.
  • Perbincangan berkembang pada pertanyaan mengenai pahala bagi orang yang mengajak atau menjadi perantara seseorang masuk Islam menurut ajaran Islam.

Suara.com - Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner yang digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026, menjadi salah satu kabar yang banyak diperbincangkan publik.

Selain momen bahagia keduanya, perhatian netizen juga tertuju pada keputusan Justin Hubner yang memeluk agama Islam sebelum menikah.

Nama Jennifer Coppen pun ramai dibahas di media sosial karena dinilai memiliki peran dalam proses mualafnya Justin Hubner.

Tak sedikit warganet yang mengaitkan hal tersebut dengan kisah Jennifer saat mendampingi Almarhum Dali Wassink yang juga menjadi mualaf sebelum keduanya menikah.

Fakta bahwa Jennifer dua kali mendampingi pasangan yang kemudian memeluk Islam membuat perbincangan semakin meluas.

Sebagian netizen bahkan penasaran mengenai pandangan Islam terhadap orang yang mengajak atau menjadi perantara seseorang untuk mengenal dan memeluk agama Islam.

Lantas, bagaimana sebenarnya pahala bagi orang yang mengajak atau menjadi jalan bagi seseorang untuk masuk Islam menurut ajaran agama?

Berikut penjelasan mengenai keutamaan dan pahala menjadikan orang mualaf dalam Islam.

Pahala Mengajak Orang Masuk Islam

Ilustrasi mualaf. [Freepik]

Mengajak orang masuk Islam atau mengenalkan ajaran Islam kepada orang lain merupakan salah satu bentuk dakwah yang sangat dianjurkan dalam agama.

Baca Juga: Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi

Namun, hidayah tetap sepenuhnya berada di tangan Allah SWT, sementara manusia hanya berkewajiban menyampaikan kebenaran dengan cara yang baik dan penuh hikmah.

Menurut penjelasan Dr. K.H. Muhammad Abduh Tuasikal, S.T., M.Sc. di Rumaysho, dalam Islam, pahala mengajak seseorang kepada hidayah disebut sangat besar.

Rasulullah SAW bahkan menjelaskan bahwa keberhasilan mengajak satu orang masuk Islam lebih berharga daripada harta benda yang paling bernilai di dunia pada masanya.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ali bin Abi Thalib. Rasulullah SAW bersabda, "Demi Allah, jika Allah memberi petunjuk kepada seseorang melalui perantaraanmu, itu lebih baik bagimu daripada unta merah." (HR. Bukhari dan Muslim).

Unta merah pada masa itu merupakan harta yang sangat berharga sehingga hadis ini menunjukkan betapa besarnya keutamaan mengajak orang kepada Islam.

Selain itu, orang yang mengajak kepada kebaikan juga akan memperoleh pahala dari amalan yang dilakukan oleh orang yang mengikutinya.

Load More