- Umat Islam menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 pada 15 Juni 2026 dengan tradisi minum susu putih setelah Maghrib.
- Tradisi ini berasal dari anjuran ulama Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki sebagai simbol harapan akan kebaikan.
- Praktik minum susu hukumnya mubah atau diperbolehkan, namun bukan merupakan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW secara langsung.
"Kalau pertanyaannya boleh atau tidak, tentu saja boleh, karena minum susu putih adalah mubah," jelasnya.
Ia menjelaskan, seseorang boleh saja meminum susu putih saat Tahun Baru Islam sebagai bentuk kebiasaan atau simbol harapan baik.
Namun, amalan tersebut tidak boleh dinisbatkan sebagai sunnah Rasulullah SAW apabila memang tidak terdapat dalil yang secara khusus menganjurkannya.
Dengan demikian, minum susu putih pada malam 1 Muharram dapat dipahami sebagai tradisi yang mengandung makna simbolis dan harapan kebaikan, bukan sebagai ibadah khusus yang diwajibkan ataupun disunnahkan secara langsung oleh Rasulullah SAW.
Kapan Waktu Minum Susu Putih?
Tradisi minum susu putih dilakukan pada malam 1 Muharram, yakni setelah masuk waktu Maghrib hingga sebelum waktu Subuh.
Dalam penanggalan Hijriah, pergantian hari dimulai sejak terbenamnya matahari. Oleh karena itu, malam 1 Muharram dimulai sejak Maghrib pada hari terakhir bulan Zulhijah.
Cara melaksanakannya cukup sederhana. Seseorang hanya perlu menyiapkan segelas susu putih, kemudian membaca doa sebelum meminumnya.
Amalan ini juga dapat dilakukan bersama keluarga, murid, santri, maupun masyarakat sekitar sehingga suasana menyambut Tahun Baru Islam menjadi lebih bermakna dan penuh kebersamaan.
Doa Minum Susu Putih 1 Muharram
Sebelum meminum susu putih, umat Islam yang menjalankan tradisi ini biasanya membaca doa berikut:
Baca Juga: Kenapa Dianjurkan Minum Susu Putih Saat Malam 1 Muharram? Ini Makna dan Doanya
Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu
Artinya:
"Ya Allah, berkahilah kami di dalam air susu ini dan tambahlah keberkahan kami darinya."
Doa tersebut berisi permohonan agar Allah SWT memberikan keberkahan melalui rezeki yang dikaruniakan serta menambah berbagai kebaikan dalam kehidupan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
11 Weton Tulang Wangi yang Konon Tidak Boleh Keluar Rumah saat Malam 1 Suro
-
Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial
-
3 Moisturizer Wardah Mengandung Niacinamide, Hempas Noda Hitam dan Kulit Cerah Merata
-
Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan Buya Yahya dan Gus Baha, dari Puasa hingga Salat Tasbih
-
Kenapa Dianjurkan Minum Susu Putih Saat Malam 1 Muharram? Ini Makna dan Doanya
-
Cara Membuat Lilin Darurat saat Mati Lampu, Cukup Pakai Bahan yang Ada di Rumah
-
Promo Alfamart Terbaru 14 Juni 2026: Diskon Scora, Sunsilk, Kahf, Rinso, hingga MamyPoko
-
1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya
-
Moisturizer Dipakai sebelum Cushion? Ini Trik agar Makeup Menempel Sempurna dan Tidak Patchy
-
Beda Fixing Spray dan Setting Spray: Serupa tapi Tak Sama, Kenali Fungsinya