- Pelari nasional Robi Syianturi berhasil menjuarai kategori Marathon Nasional Putra pada ajang BTN Jakarta International Marathon 2026.
- Robi meraih podium pertama dengan waktu 2 jam 27 menit 58 detik setelah sempat berhenti untuk sholat Subuh.
- Ia memanfaatkan fasilitas ibadah di kilometer 14 selama tiga menit tanpa kehilangan performa hingga mencapai garis finis.
Robi memanfaatkan fasilitas tersebut ketika azan Subuh berkumandang saat dirinya sedang berlari.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Robi mengungkapkan bahwa ia berhenti sekitar tiga menit di kilometer 14 untuk melaksanakan sholat Subuh.
"Karena start jam 4 subuh dan adzan berkumandang di jam 04:35 mengharuskan saya berhenti di KM 14. (Berhenti) 3 menit untuk menunaikan Ibadah sholat Subuh," tulis Robi dalam unggahannya seperti dikutip Suara.com, Senin (15/6/2026).
Menurut Robi, kewajiban beribadah tetap harus dijalankan dalam kondisi apa pun selama seseorang masih memiliki kemampuan untuk melaksanakannya.
"Tidak ada alasan untuk tidak sholat selagi dia manusia, bernyawa, berakal dan muslim!" lanjutnya.
Robi juga menyampaikan keyakinannya bahwa mengutamakan perintah Allah tidak akan membuat seseorang kehilangan hal yang menjadi haknya.
"Saya percaya, jangan takut kehilangan sesuatu karna Allah, tapi takutlah kehilangan Allah karna sesuatu! Yang tertakar tidak akan pernah tertukar," tulisnya.
Meski sempat menghentikan langkah selama beberapa menit, Robi tetap mampu mempertahankan performa hingga menyentuh garis finis sebagai juara.
Dalam unggahan yang sama, ia mengaku bersyukur karena target latihan, perlombaan, dan ibadah dapat berjalan dengan baik dalam satu kesempatan.
Baca Juga: Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara usaha mencari rezeki dan kewajiban kepada Tuhan.
"Pengingat untuk kita semua, jangan sampai sibuk mencari rezeki sampai lupa kepada pemberi Rezki!" tulis Robi.
Pesan tersebut mendapat apresiasi luas karena dianggap merepresentasikan nilai sportivitas sekaligus keteguhan memegang prinsip dalam kehidupan sehari-hari.
Profil Robi Syianturi
Robi Syianturi merupakan atlet lari Indonesia kelahiran Bangka Belitung pada tahun 1998.
Namanya mulai dikenal luas setelah konsisten tampil di berbagai kejuaraan nasional dan internasional.
Berdasarkan data Komite Olimpiade Indonesia, Robi berhasil meraih medali perunggu nomor Men's 5000 meter pada SEA Games Kamboja 2023.
Saat itu ia membukukan catatan waktu 14 menit 43,44 detik untuk mengamankan tempat di podium.
Robi juga mewakili Indonesia pada Asian Games Hangzhou 2023 di dua nomor berbeda.
Pada nomor Men's 5000 meter, ia finis di posisi ke-12 dengan catatan waktu 14 menit 24,04 detik.
Sementara pada nomor Men's 10000 meter, Robi menempati posisi kedelapan dengan torehan personal best 29 menit 55,31 detik.
Pengalaman berkompetisi di level internasional tersebut menjadi bekal penting dalam perkembangan kariernya sebagai atlet elite Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP