- Masyarakat Indonesia menjalankan tradisi minum susu putih saat menyambut malam 1 Muharram 1448 Hijriah pada 15 Juni 2026.
- Tradisi yang berasal dari ajaran Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki ini berfungsi sebagai simbol harapan keberkahan hidup.
- Para ulama menegaskan bahwa tradisi ini diperbolehkan dalam Islam sebagai bentuk tafa'ul, namun bukan merupakan sunnah Rasulullah SAW.
Menurut penjelasannya, tradisi tersebut berawal dari anjuran seorang ulama yang kemudian dikenal luas dan diamalkan oleh sebagian masyarakat Muslim.
Meski bukan sunnah, ia menegaskan bahwa minum susu putih pada malam Tahun Baru Islam tetap diperbolehkan dalam syariat Islam.
"Kalau pertanyaannya boleh atau tidak, tentu saja boleh, karena minum susu putih adalah mubah," jelasnya.
Ustadz Tengku juga menerangkan bahwa tidak ada larangan untuk mengonsumsi susu putih, teh, kopi, atau minuman lainnya ketika menyambut Tahun Baru Islam karena seluruhnya termasuk perkara yang pada dasarnya diperbolehkan.
Ia menegaskan bahwa seseorang boleh meminum susu putih sebagai bentuk kebiasaan maupun simbol harapan baik selama tidak meyakini adanya kewajiban atau keutamaan khusus yang tidak memiliki dasar syariat.
Penjelasan serupa juga disampaikan oleh Buya Yahya melalui akun Instagram resminya.
Buya Yahya menyebut tradisi minum susu putih pada malam 1 Muharram sebagai bentuk tafa'ul atau optimisme terhadap masa depan yang lebih baik.
"Disebut dengan istilah tafa'ul ya, karena tahun baru maka ayo kita menggunakan yang putih agar bersih dan sebagainya," ujar Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, tradisi tersebut merupakan bentuk ijtihad para ulama dalam menanamkan sikap husnuzan kepada Allah saat memasuki tahun yang baru.
"Semoga Allah menjadikan hidupnya hidup yang putih, hidup yang bersih, hidup yang jernih," lanjutnya.
Secara tidak langsung, Buya Yahya menjelaskan bahwa susu putih dijadikan simbol untuk mengingatkan umat Islam agar memulai tahun baru dengan hati yang bersih, niat yang baik, dan harapan positif terhadap kehidupan yang akan dijalani.
Dengan demikian, tradisi minum susu putih pada malam 1 Muharram bukanlah ibadah khusus yang disyariatkan, melainkan simbol kebaikan yang boleh dilakukan selama tidak diniatkan sebagai sunnah anjuran Rasulullah.
Doa Minum Susu Putih 1 Suro
Bagi masyarakat yang menjalankan tradisi minum susu putih pada malam 1 Muharram, terdapat doa yang biasa dibaca sebelum mengonsumsinya.
Berikut bacaannya:
Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu.
Artinya:
"Ya Allah, berkahilah kami di dalam air susu ini dan tambahlah keberkahan kami darinya."
Selain membaca doa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir, istigfar, doa, dan muhasabah saat memasuki Tahun Baru Islam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat
-
Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang
-
5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif
-
Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun
-
Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta
-
6 Tips Memilih Warna Lipstik Sesuai Acara agar Penampilan Makin Menawan
-
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Semrawut yang Merusak Estetika Kota
-
Standar Pendidikan Terus Naik, Standar Etika Politik Jalan di Tempat
-
UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen
-
Ulasan Film Sajen Satu Suro: Teror Gaib Sesajen Pembawa Bencana dan Petaka!