- Peeling wajah mengangkat lapisan kulit teratas sehingga kulit menjadi lebih sensitif dan rentan iritasi.
- Wajib menghindari penggunaan retinol, AHA, BHA, vitamin C, dan benzoyl peroxide ssetelah peeling.
- Menghindari bahan aktif tersebut bertujuan mencegah peradangan dan kerusakan pelindung kulit.
Suara.com - Chemical peeling atau peeling wajah membuat lapisan kulit teratas terangkat sehingga kulit baru yang muncul lebih sensitif, tipis, dan rentan iritasi.
Pada masa pemulihan ini, pemakaian kandungan skincare tertentu justru bisa memicu kemerahan parah, peradangan, hiperpigmentasi, bahkan scarring.
Oleh karena itu, penting mengetahui bahan mana yang harus dihindari agar hasil peeling optimal dan kulit tidak mengalami masalah tambahan.
Berikut kandungan skincare yang wajib dihindari setelah peeling wajah.
1. Retinol dan Retinoid
Retinol, tretinoin, dan derivat vitamin A lainnya mempercepat pergantian sel. Setelah peeling, kulit sudah dalam proses regenerasi intensif.
Menggabungkan keduanya akan menyebabkan iritasi berlebih, pengelupasan berlebihan, dan kerusakan skin barrier. Hindari minimal 1-2 minggu atau sampai kulit benar-benar pulih.
2. AHA dan BHA
Asam glikolat, laktat, mandelic (AHA), serta salicylic acid (BHA) bersifat eksfoliasi.
Baca Juga: Serum Retinol Hanasui Dipakai Kapan? Ini Panduan yang Benar agar Hasil Maksimal
Kulit pasca-peeling sudah cukup “terkelupas” oleh treatment, menambahkan asam lagi akan membuat kulit kering, sensitif, dan berisiko mengalami luka bakar kimiawi.
Tunggu hingga skin barrier pulih sebelum kembali menggunakan exfoliating acids.
3. Vitamin C
Vitamin C konsentrasi tinggi bersifat asam dan berpotensi iritatif pada kulit yang sedang sensitif.
Selain itu, ia bisa meningkatkan fotosensitivitas sehingga risiko flek hitam atau post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) meningkat jika terpapar sinar matahari.
4. Benzoyl Peroxide
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dukungan Indonesia Cs Gak Ngaruh! Gianni Infantino Diminta Mundur atau Dilengserkan
-
Isuzu Traga Disulap Menjadi Mobile Beauty Salon di Pameran GIIAS 2026
-
Mahfud MD Klarifikasi Video Viral 'Reformasi Jilid 2' di Agustus Ini, Ini Fakta di Baliknya
-
BPS Ungkap Biang Kerok RI Deflasi Juli 2026
-
Berlatar London Abad ke-19, Film ke-46 Doraemon Tayang Musim Semi 2027
-
Siapkah Indonesia Terapkan E-Voting di Pemilu 2029? Ini Syarat Mutlak dari Komisi II DPR RI
-
Sayembara Tangkap Begal Disorot, Kini Dedi Mulyadi Ajak Warga Buru Penjual Tramadol
-
Ekspor Komoditas Mengandung Logam Tanah Jarang Diizinkan Kembali, Aturan Masih Disusun
-
Komisi II: Relaksasi Belanja Pegawai Lebih 30 Persen Masih Diperbolehkan
-
Daya Beli Masyarakat Rontok, RI Alami Deflasi 0,14 Persen