- Wingstop Indonesia merayakan ulang tahun ke-12 dengan mengoperasikan lebih dari 100 gerai sejak hadir pertama kali di Jakarta.
- Perusahaan merayakan pencapaian tersebut sepanjang Juni 2026 melalui berbagai aktivitas interaktif serta peluncuran produk edisi terbatas bagi pelanggan.
- Strategi mempertahankan eksistensi dilakukan melalui inovasi rasa berkelanjutan, komitmen menjaga kualitas, serta pemberian apresiasi khusus kepada para pelanggan.
Suara.com - Di tengah persaingan ketat industri kuliner cepat saji, ayam goreng tetap menjadi salah satu menu yang paling konsisten digemari masyarakat Indonesia.
Dari warung kaki lima hingga restoran modern, hidangan ini terus berevolusi dengan berbagai inovasi rasa dan konsep penyajian, menyesuaikan selera konsumen yang semakin beragam.
Salah satu pemain yang ikut membentuk tren tersebut adalah Wingstop Indonesia, yang kini memasuki usia 12 tahun di Indonesia sekaligus telah mengoperasikan lebih dari 100 restoran di berbagai kota.
Sejak pertama kali hadir di Kota Kasablanka, Jakarta, pada 17 Juni 2014, restoran ini mengusung konsep ayam goreng dengan beragam pilihan rasa, sembari menekankan standar kebersihan dan keamanan pangan dalam setiap penyajiannya.
Perjalanan panjang tersebut dirayakan melalui rangkaian anniversary bertema “Kebersamaan Penuh Rasa” yang digelar sepanjang Juni 2026. Perayaan ini menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan yang selama ini menjadi bagian dari pertumbuhan mereka di Indonesia.
Direktur Wingstop Indonesia, Gusta’in Syakie, menegaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari dukungan pelanggan dan konsistensi dalam menghadirkan pengalaman yang relevan.
“Melalui momentum anniversary ke-12 dan pencapaian 100 restoran ini, Wingstop Indonesia akan terus memperkuat posisinya sebagai destinasi ayam goreng penuh rasa favorit masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa semangat “Juaranya Rasa!” menjadi fondasi dalam menghadirkan inovasi yang berkelanjutan.
Dalam perayaan tahun ini, berbagai aktivitas digelar untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan pelanggan. Mulai dari program spesial anniversary, peluncuran Wingstop Squad Plushie sebagai collectible edisi terbatas, hingga event interaktif di sejumlah gerai yang melibatkan pelanggan secara langsung.
Baca Juga: Menelusuri Jejak Rasa Indonesia di Kota Meksiko
Koleksi ini menghadirkan karakter seperti Ranchie, Drummie, Cuppie, serta Bonnie & Lessie yang dapat diperoleh melalui paket menu khusus selama periode promo.
Selain itu, sejumlah aktivitas juga dihadirkan, termasuk kesempatan mendapatkan makan gratis selama 12 bulan bagi pelanggan terpilih di beberapa gerai, serta program digital melalui aplikasi yang memungkinkan pelanggan mengumpulkan stamp dan menikmati penawaran khusus, termasuk momen ulang tahun pelanggan.
Melalui rangkaian tersebut, perayaan 12 tahun ini tidak hanya menjadi selebrasi pertumbuhan bisnis, tetapi juga menegaskan bagaimana sebuah brand ayam goreng modern dapat bertahan lama dengan terus beradaptasi, menjaga kualitas, dan membangun kedekatan dengan pelanggan di tengah perubahan tren kuliner Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan