- Girls Day Out mengadakan World Ocean Day Surf & Wellness Retreat di Batukaras, Jawa Barat, pada 13–15 Juni 2026.
- Peserta dari berbagai negara melakukan kegiatan selancar, yoga, dan pelatihan fisik untuk meningkatkan kesehatan fisik serta mental.
- Kolaborasi ini mendorong perempuan menjalani gaya hidup aktif dan menumbuhkan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan laut.
Suara.com - Di tengah padatnya rutinitas, meluangkan waktu untuk kembali menyatu dengan alam menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Laut, misalnya, tak hanya menawarkan keindahan, tetapi juga menjadi ruang refleksi, tempat seseorang mendengarkan diri sendiri, memulihkan energi, dan menemukan kembali keseimbangan hidup.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam terbuka dapat membantu menurunkan tingkat stres, meningkatkan suasana hati, serta mendukung regulasi sistem saraf. Suara ombak, udara laut, paparan sinar matahari pagi, hingga aktivitas fisik menjadi kombinasi yang membantu tubuh memasuki kondisi yang lebih tenang.
Semangat itulah yang diangkat dalam peringatan Hari Laut Sedunia melalui World Ocean Day Surf & Wellness Retreat Vol. 3 yang digelar Girls Day Out di Batukaras, Jawa Barat, pada 13–15 Juni 2026. Kegiatan ini mempertemukan perempuan dari berbagai daerah di Indonesia hingga Filipina, Korea, dan Italia untuk menikmati pengalaman surfing, yoga, strength training, serta berbagai aktivitas yang mendorong gaya hidup aktif sekaligus membangun kedekatan dengan alam.
Founder Girls Day Out sekaligus Surfer dan Wellness Lifestyle Advocate, Gemala Hanafiah, mengatakan perempuan kerap menjadi tempat bersandar bagi banyak orang, tetapi juga membutuhkan ruang untuk mengisi ulang energinya sendiri.
"Ketika perempuan terkoneksi dengan alam, mereka menjadi lebih dekat dengan dirinya sendiri. Nervous system yang sebelumnya selalu siaga dan tegang mendapat kesempatan untuk beristirahat, rileks, dan pulih. Kami percaya kesehatan tidak hanya dibangun melalui tubuh yang kuat, tetapi juga melalui hubungan yang sehat dengan diri sendiri, sesama manusia, dan alam," ujar Gemala.
Menurut Girls Day Out, pengalaman yang bermakna bersama alam juga dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk menjaganya. Kedekatan dengan laut diharapkan membuat semakin banyak perempuan tidak hanya menjadi penikmat alam, tetapi juga ikut berperan sebagai penjaga lingkungan bagi generasi mendatang.
Selain aktivitas wellness, peserta juga diajak mengenal budaya dan kehidupan masyarakat Batukaras, termasuk mendukung pelaku UMKM lokal serta mengikuti tradisi liwetan bersama komunitas Batukaras Surfer Girls.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari YUMMY Dairy, yang sejak awal menjadi mitra Girls Day Out dalam mendorong gaya hidup sehat. Selama retreat, peserta menikmati berbagai produk yoghurt dan keju premium YUMMY Dairy sebagai bagian dari asupan bergizi untuk menunjang aktivitas fisik.
President Director YUMMY Dairy Reza Arifin mengatakan pihaknya ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang sehat sekaligus relevan dengan gaya hidup aktif masa kini.
Baca Juga: Capek Sedikit, Checkout Banyak: Emotional Spending Gen Z di Era Digital
"Kita berada di era di mana akulturasi Barat dan Timur dapat berpadu tanpa kehilangan identitasnya. Perpaduan tersebut tidak hanya menghasilkan pengalaman yang nikmat, tetapi juga tetap sehat dan relevan dengan gaya hidup aktif masa kini," kata Reza.
Melalui kolaborasi ini, Girls Day Out dan YUMMY Dairy berharap semakin banyak perempuan terdorong menjalani gaya hidup yang lebih aktif, menjaga kesehatan, sekaligus memiliki kepedulian lebih besar terhadap kelestarian laut dan lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun
-
Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman
-
Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
-
10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia
-
Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube
-
Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya
-
Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
-
5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok