- Jalan kaki pagi merupakan olahraga ringan yang cocok untuk lansia.
- Aktivitas ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung, otot, dan otak.
- Rutin berjalan kaki juga berpotensi meningkatkan keseimbangan serta kualitas tidur.
Suara.com - Jalan kaki pagi menjadi salah satu aktivitas fisik yang mudah dilakukan oleh lansia. Pasalnya, olahraga ini tidak memerlukan peralatan khusus.
Meski terlihat sederhana, kebiasaan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh maupun pikiran jika dilakukan secara rutin.
Selain membantu tubuh tetap aktif, berjalan kaki pada pagi hari juga memberi kesempatan untuk mendapatkan udara segar dan paparan sinar matahari pagi.
Mengutip dari Healthline, jalan kaki secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, memperkuat otot dan sendi, hingga menurunkan risiko berbagai penyakit yang lebih sering muncul pada usia lanjut.
Berikut manfaat jalan kaki pagi bagi lansia.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Jalan kaki termasuk olahraga aerobik ringan yang baik untuk jantung. Aktivitas ini membantu melancarkan sirkulasi darah serta mendukung tekanan darah yang lebih stabil.
Menurut Healthline dan Mayo Clinic, berjalan kaki secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kardiovaskular lainnya.
2. Membantu Menjaga Kekuatan Otot dan Sendi
Baca Juga: 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
Seiring bertambahnya usia, massa otot dan kekuatan tubuh cenderung berkurang. Jalan kaki dapat menjadi cara sederhana untuk menjaga otot tetap aktif.
Aktivitas ini juga membantu melumasi sendi dan mengurangi kekakuan, sehingga lansia dapat bergerak lebih nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
3. Mendukung Kesehatan Otak
Manfaat jalan kaki pagi tidak hanya dirasakan oleh tubuh, tetapi juga otak. Berjalan secara teratur diketahui dapat membantu meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir.
Sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa aktivitas aerobik seperti jalan kaki berpotensi menurunkan risiko penurunan fungsi kognitif dan demensia pada usia lanjut.
4. Meningkatkan Suasana Hati
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti