-
- Kandungan PDRN dalam skincare berasal dari ekstraksi DNA sperma ikan salmon.
- Senyawa ini bekerja menstimulasi kolagen untuk memperbaiki struktur jaringan kulit.
- PDRN mampu meregenerasi sel tanpa memicu risiko iritasi kulit.
Suara.com - Tren perawatan kulit terus mengalami evolusi. Salah satu inovasi medis yang kini mulai diadaptasi secara luas dalam industri kosmetik adalah penggunaan kandungan PDRN (Polydeoxyribonucleotide).
Senyawa aktif ini diekstraksi dari DNA sperma ikan salmon melalui proses pemurnian yang sangat ketat dan aman bagi manusia.
Kehadirannya menjadi jawaban atas kebutuhan konsumen yang menginginkan hasil perawatan kulit wajah secara progresif tanpa prosedur invasif.
Secara biologis, struktur DNA sperma ikan salmon memiliki tingkat kemiripan yang sangat tinggi dengan struktur DNA manusia.
Karakteristik unik ini membuat molekul tersebut dapat diterima dengan sangat baik oleh sel kulit tanpa memicu reaksi penolakan yang ekstrem.
Cara Kerja Molekul PDRN pada Jaringan Kulit
Saat diaplikasikan ke permukaan wajah, bahan aktif ini bekerja dengan cara menstimulasi reseptor khusus yang bernama Adenosin A2A.
Aktivasi reseptor tersebut bertindak sebagai pemicu bagi sel fibroblas untuk bekerja lebih aktif dalam memproduksi protein esensial.
Sel fibroblas yang terstimulasi akan langsung meningkatkan produksi kolagen alami dan elastin dalam jumlah yang signifikan.
Baca Juga: 3 Skincare Retinol Wardah yang Bikin Kulit Glowing, Aman untuk Newbie Menurut Review
Proses ini secara langsung memperbaiki kepadatan struktur kulit dari dalam dan mempercepat penutupan jaringan luka yang rusak.
Selain memicu produksi kolagen, senyawa ini juga mempromosikan proses angiogenesis atau pembentukan pembuluh darah baru di area epidermis.
Aliran darah yang lebih lancar memastikan distribusi nutrisi dan oksigen ke seluruh jaringan sel kulit berjalan jauh lebih optimal.
Manfaat Utama untuk Mengatasi Penuaan Dini
Manfaat paling signifikan dari senyawa turunan DNA ini adalah kemampuannya yang luar biasa dalam mempercepat proses pemulihan dinding pelindung kulit (skin barrier).
Kemampuan hidrasi yang tinggi juga membantu menjaga kelembapan kulit secara konstan sepanjang hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman
-
Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu
-
Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya
-
Perbedaan Pompa Air Shimizu PS-135 E dan PL-138 BIT, Mana yang Paling Awet?
-
Day Cream Viva untuk Kulit Apa? Ini 2 Pilihan Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Parfum Aroma Teh yang Awet Menurut Review, Ada yang Tahan sampai 12 Jam