Lifestyle / Komunitas
Minggu, 28 Juni 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi parfum (Pexels/cottonbro studio)
Baca 10 detik
  • EDT dan EDP memiliki perbedaan pada konsentrasi minyak parfum dan daya tahan aromanya.
  • EDT cocok untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan EDP menawarkan wangi yang lebih tahan lama.
  • Simak penjelasan lengkap agar tidak salah memilih jenis parfum sesuai kebutuhan.

Suara.com - Banyak orang masih bingung dengan beda parfum EDT dan EDP. Kedua jenis parfum ini memiliki perbedaan yang memengaruhi ketahanan aroma, intensitas wangi, hingga waktu yang paling cocok untuk digunakan.

Sekilas Eau de Toilette (EDT) dan Eau de Parfum (EDP) memang terlihat mirip karena sering hadir dalam varian aroma yang sama. Namun, konsentrasi minyak parfum di dalamnya membuat pengalaman saat dipakai bisa terasa berbeda.

Menyadur dari Good Housekeeping, InStyle, serta panduan mengenai konsentrasi parfum dari berbagai ahli wewangian, perbedaan utama antara EDT dan EDP terletak pada kadar minyak parfum, daya tahan aroma, serta karakter wanginya.

Berikut penjelasan lengkap mengenai beda parfum EDT dan EDP.

Ilustrasi parfum (Magnific)

Apa Itu EDT?

EDT atau Eau de Toilette merupakan jenis parfum dengan konsentrasi minyak parfum yang umumnya berada di kisaran 5–15 persen.

Kandungan alkohol yang lebih tinggi membuat aroma terasa lebih ringan, segar, dan cepat menyebar saat pertama kali disemprotkan.

Lantaran konsentrasinya lebih rendah, EDT biasanya mampu bertahan sekitar 3–5 jam, meski durasinya dapat berbeda pada setiap orang tergantung jenis kulit, cuaca, dan komposisi parfum.

Jenis parfum ini cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari, cuaca panas, atau bagi yang menyukai aroma ringan dan tidak terlalu menyengat.

Apa Itu EDP?

EDP memiliki konsentrasi minyak parfum yang lebih tinggi, umumnya sekitar 15–20 persen. Kandungan ini membuat aroma terasa lebih kaya, lebih dalam, dan bertahan lebih lama dibandingkan EDT.

Baca Juga: 5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan

Dalam pemakaian normal, EDP dapat bertahan sekitar 5–8 jam, bahkan lebih lama pada beberapa formula tertentu.

Aroma yang dihasilkan juga cenderung berkembang secara bertahap dari top notes hingga base notes.

Karena karakter wanginya lebih intens, EDP sering dipilih untuk acara formal, kegiatan malam hari, atau ketika menginginkan parfum yang tidak perlu sering disemprot ulang.

Beda Parfum EDT dan EDP

Berikut beberapa perbedaan utama antara EDT dan EDP.

1. Konsentrasi Minyak Parfum

Perbedaan paling mendasar terletak pada konsentrasi minyak parfum.

Load More