- Swiss Arabian asal Uni Emirat Arab resmi memperkenalkan koleksi parfumnya di Indonesia melalui ajang Jakarta X Beauty 2026.
- Brand ini menawarkan perpaduan tradisi Timur Tengah dan inovasi Barat melalui tiga koleksi unggulan yang memiliki karakter unik.
- Distributor resmi bertujuan memperkaya pilihan wewangian masyarakat Indonesia dengan beragam aroma mulai dari gourmand, aquatic, hingga sentuhan floral.
Suara.com - Dunia parfum tak lagi sekadar berbicara tentang aroma yang harum. Kini, wewangian telah menjadi bagian dari identitas diri dan cara seseorang mengekspresikan karakter.
Di tengah berkembangnya tren parfum di Indonesia, hadirnya brand asal Uni Emirat Arab, Swiss Arabian, membawa sebuah cerita menarik tentang pertemuan dua dunia: keanggunan Timur dan inovasi Barat.
Didirikan pada tahun 1974, Swiss Arabian dikenal sebagai rumah parfum yang menggabungkan kekayaan tradisi wewangian Timur Tengah dengan pendekatan modern yang relevan bagi penikmat parfum masa kini.
Untuk pertama kalinya, brand ini diperkenalkan secara lebih luas kepada konsumen Indonesia melalui ajang Jakarta X Beauty 2026. Keikutsertaan Swiss Arabian di pameran kecantikan tersebut sekaligus menjadi momen untuk memperkenalkan beragam karakter aroma yang menjadi ciri khas mereka.
Tiga koleksi unggulan yang dibawa menggambarkan bagaimana sebuah parfum mampu menghadirkan pengalaman yang berbeda, mulai dari aroma yang hangat, segar, hingga elegan.
Salah satu koleksi yang mencuri perhatian adalah Shaghaf Oud Tonka. Wewangian ini dikenal dengan karakter gourmand oriental yang memadukan tonka bean dan vanilla dengan sentuhan khas Timur Tengah.
Hasilnya adalah aroma manis yang terasa kaya, namun tetap seimbang dan nyaman digunakan sehari-hari. Karakter yang hangat dan berkesan membuat koleksi ini menjadi salah satu favorit para pencinta parfum di berbagai negara.
Sementara itu, Swiss Arabian juga menghadirkan Soul of Bali melalui Cities Collection. Terinspirasi dari keindahan Pulau Bali, parfum ini menawarkan nuansa yang lebih ringan dan menyegarkan.
Karakter aquatic yang diusung memberikan kesan segar layaknya angin pantai dan suasana tropis yang menenangkan. Aroma tersebut terasa begitu dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia yang hidup di negara beriklim tropis.
Baca Juga: 5 Parfum di Alfamart yang Tahan Lama Menurut Review Pembeli, Mulai Rp30 Ribuan
Bagi pencinta aroma yang lembut dan feminin, Vanilla 01 dari Heritage Collection menjadi interpretasi vanilla yang berbeda. Dibuka dengan sentuhan white floral yang halus, aroma ini perlahan berkembang menjadi vanilla yang hangat dan elegan.
Komposisinya yang berlapis menciptakan kesan modern sekaligus sophisticated, menjadikannya pilihan bagi mereka yang menyukai aroma berkelas tanpa terasa berlebihan.
Ketiga koleksi tersebut menunjukkan bagaimana Swiss Arabian tidak terpaku pada satu jenis aroma saja. Sebaliknya, brand ini menghadirkan keberagaman karakter yang dapat disesuaikan dengan berbagai suasana, kepribadian, dan momen.
Direktur Utama PT Kharisma Sukses Persada selaku distributor resmi Swiss Arabian di Indonesia, Kamal Bhojwani, mengatakan bahwa kehadiran Swiss Arabian di Indonesia bertujuan untuk memperkenalkan pengalaman wewangian yang lebih beragam kepada masyarakat.
"Kami ingin memperkenalkan Swiss Arabian kepada lebih banyak konsumen Indonesia. Setiap koleksi yang kami highlight di Jakarta X Beauty 2026 memiliki karakter yang berbeda, mulai dari aroma yang fresh sampai aroma yang lebih kaya dan berkarakter," ujar Kamal Bhojwani.
Melalui perpaduan warisan wewangian Timur yang kaya dan sentuhan inovasi Barat yang modern, Swiss Arabian menunjukkan bahwa parfum bukan hanya tentang menciptakan aroma yang menyenangkan, tetapi juga tentang menghadirkan cerita dan emosi di setiap semprotan.
Dari kehangatan gourmand, kesegaran tropis, hingga elegansi vanilla, setiap koleksi membawa pengalaman yang berbeda, sekaligus menjadi bukti bahwa dunia parfum terus berkembang tanpa meninggalkan akar tradisinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan