- Sebanyak 327.000 wisatawan Indonesia mengunjungi Jepang pada Januari hingga Mei 2026, meningkat 15 persen dibanding periode sebelumnya.
- Wisatawan perlu melakukan riset destinasi, mencermati efisiensi transportasi, dan menghitung cermat seluruh pengeluaran tambahan agar anggaran tidak membengkak.
- Data Allianz menunjukkan risiko penundaan perjalanan dan masalah medis menjadi kendala paling sering dialami wisatawan selama berada di Jepang.
Suara.com - Jepang masih menjadi destinasi impian banyak wisatawan Indonesia. Mulai dari berburu kuliner, menikmati musim panas hingga menjelajahi kota-kota ikonik seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka, Negeri Sakura selalu punya alasan untuk dikunjungi.
Minat itu pun terus meningkat. Data Japan National Tourism Organization (JNTO) mencatat sebanyak 327.000 wisatawan Indonesia berkunjung ke Jepang sepanjang Januari–Mei 2026, naik sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Namun, di balik euforia berburu tiket promo dan menyusun itinerary, ada satu fakta yang kerap dialami wisatawan: banyak hal penting baru disadari setelah tiba di Jepang. Mulai dari biaya yang membengkak, salah membeli tiket transportasi, hingga perjalanan yang terganggu karena hal-hal yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal.
Berikut empat hal yang sebaiknya masuk dalam checklist sebelum berangkat.
1. Destinasi populer belum tentu memberikan pengalaman terbaik
Banyak first-time traveler memasukkan Tokyo Skytree sebagai destinasi wajib. Padahal, saat musim liburan, antrean panjang dan kepadatan pengunjung bisa menghabiskan waktu berjam-jam.
Jika tujuan utamanya menikmati panorama kota, ada alternatif gratis seperti Tokyo Metropolitan Government Building atau Bunkyo Civic Center yang menawarkan pemandangan Tokyo dari ketinggian tanpa perlu membeli tiket.
Melakukan riset sederhana sebelum berangkat sering kali justru membuat perjalanan lebih santai dan efisien.
2. Jangan buru-buru membeli JR Pass
Baca Juga: Usung Genre Romance, Drama Jepang Baru Chae Jong Hyeop Tayang Akhir Juli
Japan Rail Pass (JR Pass) memang terkenal praktis untuk bepergian antarkota menggunakan kereta.
Namun setelah tarifnya mengalami penyesuaian, JR Pass tidak selalu menjadi pilihan paling hemat.
Bagi wisatawan yang hanya berpindah kota satu atau dua kali menggunakan Shinkansen, membeli tiket satuan atau memanfaatkan regional pass justru bisa menghemat pengeluaran.
Karena itu, sebaiknya tentukan dulu rute perjalanan sebelum memutuskan membeli JR Pass.
3. Anggaran liburan bisa membengkak karena biaya yang sering terlupakan
Mulai 1 Juli 2026, Jepang resmi menaikkan biaya pengajuan visa bagi wisatawan asing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 22 Agustus 2026: Ada Naga hingga Monyet
-
Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!
-
Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis