- Turnamen 2025-26 Indonesia Master Ball League sukses diselenggarakan di NICE, Jakarta pada 27-28 Juni 2026.
- Ajang ini mencatat rekor partisipasi sebanyak 1.544 peserta, meningkat 160,5 persen dibandingkan tahun penyelenggaraan sebelumnya.
- Pemenang kompetisi berhak mewakili Indonesia di ajang Pokémon World Championships 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat.
Suara.com - Popularitas Pokémon di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda meredup. Bukan hanya sebagai permainan kartu koleksi, Pokémon kini telah berkembang menjadi hobi sekaligus ruang berkumpul bagi ribuan penggemarnya dari berbagai usia.
Hal itu terlihat dalam penyelenggaraan 2025-26 Indonesia Master Ball League, turnamen resmi Pokémon yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Jakarta. Selama dua hari, ajang ini berhasil menarik 1.544 peserta, menjadikannya turnamen Pokémon terbesar yang pernah digelar di Indonesia.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 160,5 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
"Selama dua hari penyelenggaraan, event ini dihadiri total 1.544 pemain. Angka ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah turnamen Pokémon di Indonesia," ujar Pokémon TCG Asia Tournament Director sekaligus Asia Division Director The Pokémon Company, Jushiro Kitamura.
Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa komunitas Pokémon di Indonesia terus berkembang, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap dunia permainan kartu koleksi atau Trading Card Game (TCG).
Lebih dari Sekadar Kompetisi
Meski menjadi arena adu strategi para pemain terbaik, Indonesia Master Ball League juga menghadirkan pengalaman yang bisa dinikmati pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk mereka yang baru mengenal Pokémon.
Beragam aktivitas interaktif turut meramaikan acara, mulai dari Pokémon Mezastar, New Trainer Journey yang memperkenalkan Pokémon Game Kartu Koleksi kepada pemula, Gunslinger Battle, Pokémon Champions, hingga berbagai kegiatan komunitas.
Kehadiran area-area tersebut membuat turnamen terasa seperti festival bagi para penggemar Pokémon, bukan sekadar pertandingan kompetitif.
Baca Juga: Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
Jalan Menuju Kejuaraan Dunia
Selain memperebutkan gelar juara nasional, Indonesia Master Ball League juga menjadi pintu bagi pemain Tanah Air untuk tampil di level internasional.
Peserta yang berhasil menjadi juara di masing-masing kategori akan mewakili Indonesia pada Pokémon World Championships 2026 yang akan digelar di San Francisco, Amerika Serikat, pada Agustus mendatang.
Pertandingan final yang berlangsung pada hari terakhir menyuguhkan duel strategi tingkat tinggi dan disambut antusias para penonton hingga prosesi penyerahan trofi.
Komunitas yang Terus Bertumbuh
Meningkatnya jumlah peserta menunjukkan bahwa Pokémon kini bukan lagi sekadar permainan masa kecil. Trading Card Game berkembang menjadi aktivitas yang mempertemukan komunitas lintas generasi, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang memiliki minat yang sama.
Melalui Indonesia Master Ball League, The Pokémon Company berharap semakin banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati berbagai aktivitas Pokémon, baik sebagai pemain kompetitif maupun sebagai bagian dari komunitas penggemar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia