Suara.com - Rencana perjalanan pertama ke Jepang sering kali terasa membingungkan karena terlalu banyak pilihan kota, jalur kereta, dan daftar tempat wisata yang bersaing. Tantangan utamanya adalah menentukan kota mana yang realistis untuk dikunjungi tanpa menghabiskan sebagian besar waktu liburan di dalam kereta.
Sebelum Anda memesan tiket pesawat ke jepang, sangat disarankan untuk merencanakan rute terlebih dahulu, karena kota tempat Anda tiba dan berangkat akan sangat menentukan pengalaman perjalanan. Artikel ini membahas lima kota yang dianggap paling ramah bagi pemegang tiket ke Jepang yang baru pertama kali mengunjungi negara tersebut.
Pemilihan kota yang tepat membantu Anda menghindari kesalahan umum, yaitu mencoba mengunjungi terlalu banyak tempat dalam waktu singkat. Lima kota dalam daftar ini sebaiknya dipandang sebagai pilihan, bukan sebagai rute yang harus dijalani sekaligus.
Berikut ulasan masing-masing kota di Jepang ini:
1. Tokyo
Hampir semua perjalanan pertama ke Jepang dimulai dari Tokyo, dan hal ini memiliki alasan yang kuat. Kota ini dikenal sangat ramah bagi pendatang baru, dengan papan petunjuk berbahasa Inggris yang tersebar luas, jaringan kereta api yang sangat komprehensif, serta pilihan akomodasi untuk semua anggaran. Konten wisatanya juga sangat beragam, mencakup kuil tertua di Asakusa, kawasan hiburan yang tak pernah tidur seperti Shibuya dan Shinjuku, serta distrik elektronik Akihabara, sehingga dapat mengisi tiga hingga empat hari dengan mudah.
2. Kyoto
Jika Tokyo merepresentasikan Jepang yang modern, Kyoto sering kali menjadi alasan utama banyak orang ingin berkunjung ke Jepang. Sebagai bekas ibu kota kekaisaran, kota ini menyimpan ribuan kuil, distrik geisha di Gion, hutan bambu Arashiyama, serta barisan gerbang torii merah di Fushimi Inari. Skala Kyoto jauh lebih kecil dibandingkan Tokyo, dan sebagian besar tempat wisata dapat diakses dengan naik bus atau bersepeda. Waktu dua sampai tiga hari umumnya dianggap cukup untuk mengeksplorasi kota ini.
3. Osaka
Osaka sering dimasukkan dalam rencana perjalanan pertama karena letaknya yang berdekatan dengan Kyoto, hanya berjarak kurang dari satu jam perjalanan dengan kereta lokal. Karakter Osaka berbeda total, lebih santai, berisik, dan sangat berfokus pada kuliner. Kawasan Dotonbori dengan papan reklame raksasanya menjadi pusat gravitasi kota, sementara Osaka Castle menawarkan sisi sejarah yang tidak memakan banyak waktu. Dalam perjalanan pertama, Osaka sering berfungsi sebagai basis penginapan yang nyaman sementara kegiatan wisata dilakukan di Kyoto.
4. Fukuoka
Fukuoka adalah kota yang sering dilewatkan oleh pelancong pemula, padahal justru sangat cocok untuk Anda. Kota ini jauh lebih kompak dibandingkan Tokyo atau Osaka, dengan bandara yang hanya berjarak beberapa menit dari pusat kota menggunakan kereta bawah tanah, suatu kemudahan yang jarang ditemui di kota besar Jepang lainnya. Fukuoka terkenal dengan ramen tonkotsu serta yatai, yaitu kedai kaki lima yang beroperasi di trotoar pada malam hari. Kota ini cocok sebagai destinasi tunggal untuk perjalanan singkat atau sebagai kota keberangkatan jika rute perjalanan Anda bergerak dari utara ke selatan Jepang.
5. Sapporo
Sapporo di Pulau Hokkaido adalah pilihan ideal bagi Anda yang berkunjung di musim dingin dan ingin melihat sisi Jepang yang berbeda. Kota ini menawarkan salju yang tebal, festival salju Sapporo Snow Festival di bulan Februari, serta hidangan laut yang menjadi rujukan nasional. Konsekuensinya jelas, Sapporo terletak cukup jauh dari kota-kota lain dalam daftar ini dan biasanya memerlukan penerbangan domestik untuk mencapainya, bukan perjalanan kereta.
Perjalanan pertama ke Jepang dapat menjadi pengalaman yang lebih terarah dengan memilih kombinasi dari beberapa kota utama yang paling sesuai. Tokyo dan Kyoto sering menjadi fondasi utama, menawarkan paduan modernitas dan warisan tradisional.
Baca Juga: Jangan Berangkat ke Jepang Sebelum Tahu 4 Hal Ini, Bisa Hemat Banyak Biaya
Menambahkan kota seperti Osaka atau mempertimbangkan Fukuoka dan Sapporo dapat memberikan variasi berdasarkan minat dan musim kunjungan Anda. Kunci utamanya adalah realistis dengan durasi perjalanan dan tidak berusaha mengunjungi terlalu banyak destinasi sekaligus.
Beberapa pertimbangan praktis dapat membantu Anda merencanakan perjalanan dengan lebih efektif. Untuk kunjungan pertama selama 7 hingga 10 hari. Jadi, kombinasi paling realistis adalah Tokyo dan Kyoto, atau menambahkan Osaka.
Beli Tiket Pesawat ke Jepang Lebih Mudah dengan Traveloka
Setelah menentukan kota-kota tujuan dan merencanakan rute perjalanan, langkah berikutnya adalah mengamankan tiket pesawat sebelum tanggal keberangkatan semakin dekat. Keputusan mengenai kota masuk dan kota keluar sangat menentukan seluruh struktur rencana perjalanan, sehingga pemesanan penerbangan justru menjadi hal pertama yang perlu dikunci.
Traveloka adalah platform perjalanan terdepan di Asia Tenggara, dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan negara lainnya. Anda dapat memesan tiket pesawat domestik dan internasional, hotel, tiket kereta api, bus, sewa mobil, hingga tempat wisata, lengkap dengan asuransi perjalanan dan eSIM.
Berbagai metode pembayaran lokal seperti GoPay, OVO, DANA, dan LinkAja tersedia, termasuk opsi PayLater untuk memesan sekarang dan membayar nanti. Download aplikasi Traveloka untuk menemukan harga terbaik untuk setiap perjalanan Anda di Asia Tenggara dan seluruh dunia. ***
Berita Terkait
-
Jangan Berangkat ke Jepang Sebelum Tahu 4 Hal Ini, Bisa Hemat Banyak Biaya
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
5 Tempat Wisata Legend di Jakarta yang Selalu Ramai Pengunjung
-
Ulasan JBound Bogor: Wisata Edukasi untuk Anak Belajar Sambil Bermain
-
4 Tempat Wisata Ramah Anak di Solo untuk Mengisi Waktu Libur Panjang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500
-
5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama
-
Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga
-
Disuruh Cari Negara Lain, WNI Malah 'Dipajaki' Saat Hendak Pergi
-
Bursa Saham London Bakal Diperdagangkan 24 Jam Pada 2027
-
Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Grobogan Terpaksa Belajar Bergantian
-
Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal
-
Tarif Lepas WNI Naik, Negara Cuma Kejar PNBP tapi Lupa Jaga Anak Bangsa?
-
Operasi Nasr 2 ke-24 Iran, IRGC Berhasil Bom Tentara AS di Yordania
-
Bukan Cuma Biaya Politik, Saan Mustopa Sebut 17 OTT Kepala Daerah Akibat Haus Harta