- BPOM rilis daftar 8 krim pencerah wajah berbahaya tanpa izin edar.
- Kandungan krim pencerah wajah berbahaya meliputi merkuri hingga hidrokinon yang merusak.
- Lakukan cek 'KLIK' untuk cegah bahaya krim pencerah wajah berbahaya.
Krim HN sudah lama menjadi incaran BPOM. Produk ini kembali masuk daftar hitam karena mengandung merkuri.
HN Cream yang beredar luas ini dipastikan ilegal karena tidak memiliki izin edar sama sekali.
5. NEW WSP Brightening Night Cream
Bagi Anda pengguna produk ini, sebaiknya segera hentikan pemakaian.
BPOM menemukan kandungan merkuri di dalamnya. Akibat temuan ini, nomor izin edar yang sebelumnya dimiliki telah resmi dicabut.
6. NRL Cosmetic Premium Day dan Night Cream
Produk ini diketahui mengandung hidrokinon, bahan kimia yang jika digunakan sembarangan dapat menyebabkan ochronosis (kulit menjadi biru kehitaman).
NRL Cosmetic varian ini juga diketahui tidak memiliki izin edar resmi.
7. Temulawak New Day dan Night Cream Beauty Whitening Cream
Baca Juga: 3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam
Merek Temulawak seringkali dipalsukan atau dibuat dengan campuran bahan berbahaya.
Temulawak New ini terbukti mengandung merkuri dan beredar tanpa izin resmi dari pihak berwenang.
8. WBS Cosmetics Night Cream Series Glow
Satu lagi produk yang izin edarnya dicabut oleh BPOM adalah WBS Cosmetics Night Cream Series Glow.
Hal ini dikarenakan produk tersebut kedapatan mengandung merkuri yang membahayakan kesehatan kulit penggunanya.
Bahaya Merkuri dan Hidrokinon BPOM berkali-kali mengingatkan bahwa merkuri adalah logam berat yang bersifat karsinogenik dan dapat merusak janin jika digunakan oleh ibu hamil.
Sementara hidrokinon dan asam retinoat dapat menyebabkan iritasi ekstrem dan ketergantungan jika tidak di bawah pengawasan medis.
Sebelum membeli produk skincare, pastikan Anda selalu melakukan cek "KLIK" (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa).
Jangan lupa untuk mengecek nomor BPOM melalui aplikasi BPOM Mobile guna memastikan keamanan produk yang Anda gunakan.
Berita Terkait
-
5 Cara Memilih Ukuran Sepatu Lari Pria yang Tepat agar Nyaman dan Terhindar dari Lecet
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula saat Slow Jogging
-
Seru Banget! 5 Rekomendasi Drakor Aksi yang Bikin Tegang Sekaligus Terhibur
-
5 Sunscreen Anti Aging yang Cocok untuk Kulit di Atas 40 Tahun sesuai Review dan Harga
-
9 Rekomendasi Facial Wash untuk Mencerahkan Wajah yang Sudah BPOM
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
8 Krim Pencerah Wajah yang Ditarik BPOM, Ada Kandungan Merkuri dan Hidrokinon
-
Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia
-
Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik
-
5 Pelembap yang Bagus untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Main di Kota Petir, Ini Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026
-
3 Skin Tint Lokal untuk Kulit Sawo Matang, Lengkap dengan Shade Rekomendasinya
-
Lima Pejabat Tinggi Baru BGN Ditunjuk Langsung Presiden, Ini Nama-namanya
-
Teach You a Lesson: Drama Aksi Sekolah dengan Kritik Pedas Sistem Pendidikan
-
Kursi Prioritas Bukan Hadiah, Stasiun Cikoko Bukti Integrasi Itu Mungkin
-
Aspal Jalan Kebon Sirih Terus Rusak, DKI Akhirnya Ganti dengan Beton