- PT Tirta Intimizu Nusantara memproduksi pompa air Shimizu di pabrik Tangerang sejak tahun 1990.
- Produk lokal ini menawarkan harga terjangkau, suku cadang mudah, serta telah mengantongi sertifikasi SNI resmi.
- Shimizu menggunakan komponen berkualitas tinggi seperti motor kawat tembaga dan impeller kuningan yang tahan lama.
Suara.com - Pompa air Shimizu merupakan salah satu merek pompa air paling populer di Indonesia. Banyak konsumen yang bertanya-tanya: Pompa Air Shimizu buatan mana?
Apakah benar-benar Jepang atau produksi lokal? Artikel ini akan membahas secara lengkap asal-usul, sejarah, proses produksi, serta keunggulan pompa air Shimizu.
Asal Usul Nama dan Brand Shimizu
Nama “Shimizu” berasal dari bahasa Jepang yang berarti “Air Jernih” atau “Pure Water”. Kata ini mencerminkan komitmen brand untuk menyediakan air bersih yang jernih dan berkualitas bagi keluarga.
Meski namanya terinspirasi dari Jepang, perusahaan yang memproduksi pompa air Shimizu di Indonesia adalah PT. Tirta Intimizu Nusantara yang berdiri sejak tahun 1990.
Shimizu bukanlah anak perusahaan langsung dari perusahaan Jepang besar seperti Shimizu Corporation yang bergerak di bidang konstruksi. Melainkan brand lokal Indonesia yang menggunakan nama Jepang untuk menggambarkan kualitas premium dan kejernihan air.
Hal ini umum dilakukan di industri pompa air untuk membangun citra berkualitas tinggi.
Sejarah Produksi Pompa Air Shimizu di Indonesia
Shimizu memulai perjalanannya pada tahun 1990 dengan pabrik pertama di daerah Cikupa, Tangerang.
Awalnya, mereka memproduksi pompa air sumur dangkal seperti tipe PS-101 BIT, PS-126 BIT, PN-125 BIT, dan lainnya.
Pada tahun 2002, pabrik dipindahkan ke Balaraja, Tangerang, dengan luas lahan yang terus berkembang hingga mencapai 23 hektar.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Pompa Air Hemat Listrik untuk Rumah Tangga
Hingga saat ini, hampir seluruh proses produksi pompa air Shimizu dilakukan di Indonesia.
Video factory visit resmi Shimizu menunjukkan perakitan mesin pompa air 100 persen buatan Indonesia, mulai dari pembuatan komponen, perakitan, hingga quality control ketat.
Keunggulan Produksi Lokal
Karena diproduksi di Indonesia, pompa Shimizu memiliki beberapa kelebihan:
- Adaptasi dengan Kondisi Lokal: Dirancang khusus untuk sumber air di Indonesia, baik sumur dangkal maupun sumur dalam.
- Harga Terjangkau: Tanpa biaya impor yang tinggi, harga lebih kompetitif dibandingkan pompa impor murni.
- Suku Cadang Mudah Didapat: Tersedia di seluruh Indonesia dengan jaringan service center yang luas.
- Sertifikasi Resmi: Shimizu adalah merek pompa air pertama di Indonesia yang mendapatkan Sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia) pada tahun 2011. Mereka juga meraih ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu.
Teknologi dan Kualitas Pompa Shimizu
Meski buatan Indonesia, Shimizu menerapkan standar kualitas tinggi:
- Motor 100 Persen Kawat Tembaga: Memberikan daya tahan lebih baik, tidak mudah panas, dan awet.
- Mechanical Seal Berkualitas: Terbuat dari karbon dan keramik, tahan gesekan dan putaran tinggi.
- Impeller Kuningan: Lebih kuat dan tahan lama dibandingkan plastik biasa.
- Thermal Protector: Melindungi motor dari overheat.
- Pressure Tank Tahan Karat: Menggunakan Electrostatic Powder Coating (EPC).
- Inovasi Modern: Seperti Automatic Pressure Control, Inverter Booster Pump, dan Smart Inverter.
Produk Shimizu mencakup pompa sumur dangkal, submersible, home booster, hingga model premium dengan fitur inverter yang hemat listrik. Saat ini, ada lebih dari 70 model pompa air rumah tangga yang diproduksi.
Proses Produksi Pompa Air Shimizu yang Ketat
Dari factory tour resmi, proses produksi Shimizu meliputi:
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes Usai Cekik Bek Spanyol!
-
JPMorgan Validasi Transformasi BRI, Rekomendasi BBRI Naik Jadi Overweight
-
Internet 200 Mbps dan Solusi 'Pijar' Siap GebrakTahun Ajaran Baru
-
Macet Panjang Masih Terjadi Jalan Raya Cakung-Cilincing, Kendaraan Dialihkan ke U-Turn Polsek
-
Pompa Air Shimizu Buatan Mana? Ini Asal Usul Nama dan Sejarahnya
-
Hexnode Tunjuk Ingram Micro sebagai Distributor Resmi Solusi Endpoint Management di Indonesia
-
Fakta Penemuan Pasutri Tewas di Kebun Karet Banyuasin, Polisi Dalami Penyebab Kematian
-
Aku Belajar Bijak Bermobilitas Berkat Transportasi Umum Jakarta
-
Waspada! Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Melejit, Sinyal Tekanan Inflasi Pangan Nasional