Lifestyle / Komunitas
Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB
Ilustrasi profesi HR. (Dok. Ist)
Baca 10 detik
  • Tim sumber daya manusia bertransformasi mengambil peran strategis berbasis data untuk menjawab tantangan bisnis modern.
  • Pemanfaatan kecerdasan buatan membantu menyelesaikan tugas administratif berulang secara efisien di dunia kerja Indonesia.
  • Perusahaan teknologi mengembangkan solusi sistem kecerdasan buatan guna meningkatkan kualitas keputusan dan pengelolaan karyawan.

HR Perlu Beradaptasi dengan Keputusan Berbasis Data

Transformasi digital di bidang HR bukan hanya soal mengganti proses manual dengan teknologi. Lebih dari itu, perubahan ini mendorong HR untuk memiliki peran yang lebih kuat dalam pengambilan keputusan bisnis.

Dengan dukungan data yang lebih akurat, HR dapat memberikan gambaran mengenai kondisi tenaga kerja secara lebih menyeluruh, termasuk potensi karyawan yang membutuhkan pengembangan, kebutuhan perekrutan, hingga strategi mempertahankan talenta terbaik.

CEO Mekari Suwandi Soh mengatakan, perkembangan teknologi AI seharusnya tidak menggantikan peran manusia dalam HR, melainkan membantu membebaskan tim HR dari pekerjaan administratif yang berulang.

"AI tidak menggantikan peran HR, namun membebaskan HR dari pekerjaan administratif yang berulang, sehingga mereka bisa kembali ke peran terpentingnya: membangun manusia," ujarnya.

Sementara itu, Head of Business Mekari Talenta Stevens Jethefer menilai adopsi AI di bidang HR bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga meningkatkan kualitas keputusan.

Menurutnya, ketika proses seperti pencarian kandidat, pengolahan data karyawan, hingga administrasi dapat dilakukan lebih cepat dengan bantuan AI, tim HR dapat lebih fokus pada aspek yang membutuhkan pertimbangan manusia.

Pada akhirnya, perkembangan AI membuka peluang bagi HR untuk bergerak lebih jauh. Dari sekadar memastikan operasional perusahaan berjalan, HR kini memiliki kesempatan menjadi mitra strategis yang ikut menentukan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.

Baca Juga: Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan

Load More