- UniPin dan Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan nobar final Piala Dunia 2026 di Jakarta Selatan.
- Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati acara nobar Spanyol melawan Argentina tersebut.
- CRING! berkolaborasi sebagai official sponsor dan payment partner untuk mendukung transaksi digital pengunjung.
Suara.com - Sepak bola bukan lagi sekadar pertandingan di lapangan. Bagi banyak orang, ajang olahraga global seperti Piala Dunia menjadi momen untuk berkumpul, berbagi antusiasme, hingga mempererat hubungan dengan komunitas. Budaya nonton bareng (nobar) pun berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, menghadirkan pengalaman hiburan yang lebih interaktif dibandingkan sekadar menyaksikan pertandingan dari rumah.
Fenomena tersebut terlihat dalam gelaran Pesta Bola Dunia UniPin 2026 yang menghadirkan acara nobar final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Taman Bendera Pusaka Barito, Jakarta Selatan. Sejak Minggu malam (19/7) hingga Senin dini hari (20/7), ribuan masyarakat memadati area acara untuk menyaksikan laga bergengsi tersebut bersama-sama.
Tidak hanya penggemar sepak bola, acara ini juga menarik berbagai kalangan, mulai dari komunitas olahraga, gamer, keluarga, hingga masyarakat umum. Kehadiran berbagai kelompok tersebut menunjukkan bahwa nobar kini menjadi ruang pertemuan lintas komunitas yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan interaksi sosial.
Perubahan gaya hidup digital turut membuat pengalaman menikmati hiburan menjadi semakin luas. Masyarakat kini tidak hanya mencari tontonan, tetapi juga pengalaman yang melibatkan komunitas, aktivitas interaktif, serta kemudahan teknologi dalam mendukung berbagai kebutuhan selama acara berlangsung.
Kolaborasi antara UniPin bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan Pesta Bola Dunia 2026 menjadi salah satu contoh bagaimana olahraga dan dunia digital dapat bertemu dalam sebuah pengalaman hiburan yang lebih dekat dengan masyarakat. Dalam penyelenggaraan tersebut, CRING! turut berperan sebagai official sponsor sekaligus payment partner UniPin.
Kehadiran CRING! mendukung ekosistem digital dalam acara tersebut melalui solusi pembayaran terintegrasi yang membantu menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih praktis bagi pengguna.
Chief Business Officer CRING!, Rico L. Simarmata, mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung perkembangan industri gaming dan digital lifestyle yang semakin berkembang.
"Kolaborasi CRING! bersama UniPin menjadi langkah penting bagi kami untuk semakin dekat dengan industri gaming dan digital lifestyle. Melalui dukungan teknologi pembayaran yang fleksibel dan efisien, kami ingin membantu mitra menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih mudah bagi pengguna," ujar Rico.
Menurutnya, perkembangan teknologi pembayaran kini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman masyarakat dalam menikmati berbagai aktivitas digital, mulai dari gaming, hiburan, hingga komunitas.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
Sebagai payment partner UniPin, CRING! mendukung kebutuhan transaksi melalui integrasi layanan seperti QRIS dan Virtual Account yang dapat digunakan dalam ekosistem digital.
Sementara itu, CEO UniPin, Ashadi Ang, menilai kolaborasi dengan CRING! turut memberikan nilai tambah dalam menghadirkan pengalaman acara yang lebih lengkap bagi pengunjung.
"Kolaborasi bersama CRING! menjadi salah satu faktor penting di balik suksesnya Nobar Pesta Bola Dunia 2026. Kami melihat CRING! sebagai mitra yang memiliki semangat kolaborasi kuat serta mampu menghadirkan nilai tambah melalui berbagai aktivasi yang relevan dengan kebutuhan pengunjung," ujar Ashadi.
Ia menambahkan, sinergi antara dua entitas dengan visi yang sejalan dapat menciptakan pengalaman yang lebih bermakna bagi masyarakat.
Di era digital saat ini, aktivitas hiburan semakin berkembang dari sekadar konsumsi konten menjadi pengalaman bersama. Nobar menjadi contoh bagaimana olahraga dapat menjadi ruang interaksi sosial, mempertemukan berbagai komunitas, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara industri hiburan dan teknologi.
Melalui perpaduan olahraga, komunitas, dan inovasi digital, pengalaman menikmati pertandingan besar seperti Piala Dunia semakin menunjukkan bahwa hiburan modern tidak hanya tentang apa yang ditonton, tetapi juga bagaimana masyarakat terhubung dan merayakan momen bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun