- Pengacara Hotman Paris tidak memiliki tarif tetap karena biaya jasa disesuaikan berdasarkan kompleksitas serta risiko kasus.
- Tarif jasa hukum Hotman Paris berkisar dari Rp100 juta untuk konsultasi normal hingga ratusan miliar rupiah per kasus.
- Pengalaman lebih dari 40 tahun menangani kasus perusahaan multinasional menjadikan Hotman Paris sebagai pengacara termahal di Indonesia.
Suara.com - Hotman Paris Hutapea adalah salah satu pengacara paling terkenal di Indonesia. Ia dikenal dengan gaya flamboyan, koleksi mobil mewah, dan penampilan yang selalu mencuri perhatian.
Namun, di balik citra selebriti itu, Hotman adalah pengacara ulung yang spesialisasi di bidang hukum bisnis internasional, kepailitan, litigasi korporasi, dan kasus-kasus besar. Pertanyaan yang sering muncul adalah: berapa tarif Hotman Paris sebagai pengacara?
Kenyataannya, tidak ada tarif tetap yang dipublikasikan secara resmi oleh Hotman Paris. Ini karena biaya jasa pengacara di Indonesia biasanya bersifat negosiasi berdasarkan kompleksitas kasus, risiko, waktu yang dibutuhkan, dan nilai sengketa.
Namun, Hotman sendiri pernah membocorkan kisaran tarifnya dalam beberapa kesempatan.
Untuk kasus “normal”, seperti menyusun surat atau konsultasi sederhana, Hotman Paris disebutkan mematok tarif sekitar Rp100 juta. Angka ini sudah jauh di atas rata-rata pengacara biasa.
Sementara untuk kasus yang lebih kompleks, terutama kepailitan atau litigasi bisnis internasional, tarifnya melonjak drastis.
Ia pernah mengungkapkan menerima US$100.000 (sekitar Rp1,4 miliar hingga Rp1,5 miliar) per kasus sebagai tarif minimum di tingkat tertentu.
Salah satu rekor tertinggi yang sering disebut adalah honorarium mencapai Rp160 miliar hingga Rp170 miliar untuk satu kasus besar yang melibatkan perusahaan pertambangan.
Angka fantastis ini membuatnya sering disebut sebagai pengacara termahal di Indonesia. Bahkan, ada laporan yang menyebutkan ia pernah menerima bayaran hingga US$12 juta untuk kasus tertentu.
Baca Juga: Berapa Harta Kekayaan Hotman Paris? Intip Properti dan Koleksi Mobil Mewahnya
Praktik Markup dan Biaya Lapangan
Baru-baru ini, video lama Hotman Paris kembali viral di mana ia blak-blakan membahas praktik honor pengacara. Ia mengatakan bahwa bukan rahasia umum jika pengacara melakukan markup.
Contoh yang ia berikan: jika honor pengacara Rp1 miliar, bisa ditulis Rp5 miliar di dokumen. Sisanya, Rp4 miliar, digunakan untuk “biaya lapangan” dan “biaya lobi”.
Praktik ini, menurutnya, umum dilakukan ketika klien tidak bisa membayar secara cash murni.
Pernyataan ini memicu diskusi publik tentang transparansi dan etika profesi hukum.
Meski demikian, Hotman menegaskan bahwa tarif tingginya sebanding dengan “jam terbang” dan rekam jejaknya yang panjang.
Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, ia telah menangani klien-klien besar seperti Mayora Indah, Asian Pulp & Paper (APP), dan berbagai perusahaan multinasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
Terkini
-
Melek Finansial Sejak Kuliah: Kunci Gen Z Hindari Keputusan Keuangan yang Menyesatkan
-
Haji Isam Minta Low Tuck Kwong Serahkan Bayan dengan Harga Super Murah
-
Naik 2 Kali Lipat, Ekspor UMKM Tembus USD333 Juta Hingga Juli
-
Solidaritas Jurnalis Banten Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang Kontak
-
Demo Buruh Besok, Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta Jadi Titik Aksi Kawal RUU Ketenagakerjaan
-
Hampir 8 Jam Diperiksa, Eks Dirut BJB: Semua Sudah Saya Sampaikan ke BPK
-
Belanja di ALAND Dapat Diskon 20% Setiap Senin-Kamis Pakai BRI
-
Trakindo Pamerkan Solusi Deteksi Risiko Tambang di Mining Expo 2026
-
Ruang Gizi RS Saiful Anwar Malang Terbakar, 19 Pasien Anak Dievakuasi
-
Cerita Mikha Tambayong Jadikan Skincare Malam sebagai Me Time, Bukan Sekadar Rutinitas