Lifestyle / Food & Travel
Kamis, 30 Juli 2026 | 09:54 WIB
Ilustrasi kopi (pixabay.com/ryanhidajat)
Baca 10 detik
  • BPOM menemukan 12 produk obat bahan alam ilegal, termasuk dua kopi herbal lokal, yang mengandung bahan kimia obat (BKO) dan sebagian memakai izin edar palsu.
  • Produk tersebut berisiko membahayakan kesehatan karena mengandung obat keras yang tidak dicantumkan pada label sehingga dapat menyesatkan konsumen.
  • Inilah daftar dua kopi lokal temuan BPOM yang dinyatakan berbahaya dan perlu diwaspadai masyarakat.

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih produk obat bahan alam yang beredar di pasaran.

Dalam hasil pengawasan periode April 2026, BPOM menemukan 12 produk obat bahan alam ilegal yang terbukti mengandung bahan kimia obat (BKO), termasuk produk kopi herbal lokal dengan klaim kesehatan tertentu.

Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena produk obat bahan alam seharusnya hanya mengandung bahan-bahan alami, bukan obat keras yang ditambahkan secara ilegal.

Selain mengandung BKO, BPOM juga menemukan adanya praktik pencantuman nomor izin edar palsu atau fiktif pada beberapa produk sehingga berpotensi menyesatkan konsumen.

Peredaran produk semacam ini dapat membahayakan kesehatan karena kandungan obat keras tidak dicantumkan secara jujur pada label kemasan.

"Mengapa bahaya? Karena konsumen meyakini bahwa produk yang dikonsumsi ini berbahan alami," tutur Kepala BPOM Taruna Ikrar, dilansir dari laman resmi BPOM pada Kamis, 30 Juli 2026.

"Padahal ini penipuan karena mengandung bahan kimia obat yang tidak dicantumkan dan sangat berisiko jika digunakan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. BPOM tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran seperti ini," imbuhnya.

Konsumen pun berisiko mengonsumsi zat yang seharusnya hanya digunakan di bawah pengawasan tenaga medis tanpa mengetahui efek samping maupun risikonya.

Dalam daftar temuan terbaru tersebut, terdapat dua kopi lokal yang dinyatakan berbahaya karena mengandung obat keras sekaligus menggunakan izin edar palsu.

Baca Juga: Apakah Lipstik Timephoria Sudah Halal dan BPOM? Ini Statusnya dengan 3 Varian Paling Tahan Lama

Berikut daftar dua kopi lokal temuan BPOM yang perlu diwaspadai agar tidak sampai dikonsumsi oleh masyarakat.

Daftar Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM

Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM. (pom.go.id)

Berdasarkan hasil pengawasan BPOM periode April 2026, terdapat dua produk kopi lokal yang dinyatakan ilegal karena terbukti mengandung sildenafil sitrat, yaitu bahan kimia obat (BKO) yang dilarang ditambahkan ke dalam obat bahan alam.

Kedua produk tersebut juga diketahui mencantumkan nomor izin edar palsu atau fiktif sehingga tidak pernah melalui proses evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu oleh BPOM.

1. Kopi Badak Juooss

Produk ini ditemukan mengandung sildenafil sitrat, yakni zat aktif yang umumnya digunakan sebagai obat keras untuk mengatasi disfungsi ereksi.

Selain itu, BPOM menyatakan produk ini menggunakan nomor izin edar palsu sehingga masyarakat diimbau untuk tidak membeli maupun mengonsumsinya.

Load More