Lifestyle / Komunitas
Kamis, 30 Juli 2026 | 14:35 WIB
ilustrasi menyemprot parfum (magnific/KamranAydinov)
Baca 10 detik
  • Daya tahan parfum dapat ditingkatkan melalui pemilihan konsentrasi tinggi seperti jenis Eau de Parfum yang berkualitas.
  • Penyemprotan harus dilakukan pada titik nadi kulit lembap dan pakaian dari jarak ideal tanpa digosok.
  • Simpan produk di tempat sejuk dan lakukan pelapisan aroma untuk menjaga kualitas serta keawetan wangi sepanjang hari.

Jangan simpan di kamar mandi. Semakin baik kondisi penyimpanan, semakin stabil formula parfum dan semakin lama daya tahannya saat dipakai.

8. Layering: Gabungkan dengan Produk Sejenis

Untuk daya tahan maksimal, lakukan layering. Gunakan body wash, lotion, atau body mist dengan aroma yang sejenis atau komplementer sebelum menyemprot parfum.

Beberapa merek bahkan menyediakan rangkaian lengkap atau matching set. Teknik ini menciptakan “base” aroma yang lebih kuat sehingga parfum utama bertahan lebih lama.

9. Perhatikan Waktu dan Kondisi Tubuh

Semprot parfum setelah mandi saat pori-pori masih terbuka dan kulit sedikit hangat. Hindari menyemprot saat berkeringat deras karena keringat bisa mengubah karakter aroma.

Jika Anda bekerja di ruangan ber-AC, aroma biasanya bertahan lebih lama dibanding di luar ruangan yang panas.

10. Re-apply dengan Cerdas di Siang Hari

Meskipun sudah pakai teknik di atas, kadang aroma tetap meredup setelah 6–8 jam. Bawa travel size atau rollerball untuk re-apply di siang hari.

Fokus hanya di 1–2 titik nadi agar tidak berlebihan. Anda juga bisa menyemprot sedikit di sapu tangan atau tisu dan meletakkannya di saku.

Dengan menerapkan sepuluh cara di atas secara konsisten, parfum Anda berpeluang besar bertahan seharian—baik di kulit maupun di baju. Kuncinya adalah kombinasi antara pemilihan produk yang tepat, teknik penyemprotan yang benar, dan perawatan kulit serta penyimpanan yang baik.

Baca Juga: 3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin

Load More