Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:59 WIB
Trem ikonik "Ding Ding" yang telah beroperasi lebih dari satu abad di Hong Kong. (dok. HKTB)
Baca 10 detik
  • Hong Kong Tourism Board meluncurkan kampanye global bertajuk Only in Hong Kong untuk memperkenalkan sisi autentik kota.
  • Kampanye tersebut diperkenalkan di 22 negara melalui berbagai media digital, televisi, sosial, luar ruang, serta publikasi internasional.
  • Inisiatif global ini bertujuan memperkuat posisi Hong Kong sebagai Asia's World City yang menawarkan pengalaman lengkap bagi wisatawan.

Suara.com - Selama ini Hong Kong identik dengan gedung pencakar langit, pusat belanja kelas dunia, hingga surga kuliner yang selalu ramai. Namun, di balik citra metropolis tersebut, Hong Kong menyimpan sisi lain yang lebih hangat dan autentik. Inilah yang kini ingin diperkenalkan kepada wisatawan dunia.

Melalui kampanye global terbarunya bertajuk "Only in Hong Kong", Hong Kong Tourism Board (HKTB) mengajak wisatawan menikmati kota ini bukan hanya sebagai destinasi untuk dikunjungi, tetapi sebagai tempat untuk benar-benar dirasakan.

Alih-alih hanya menampilkan panorama ikonik, kampanye ini menyoroti pengalaman-pengalaman sederhana yang justru membentuk karakter Hong Kong. Mulai dari menaiki Star Ferry menyusuri Victoria Harbour, mendaki jalur perbukitan dengan panorama kota yang memukau, hingga menikmati sore di pantai tersembunyi yang jauh dari hiruk-pikuk pusat kota.

Tak hanya itu, wisatawan juga diajak merasakan kehidupan lokal melalui aktivitas yang mungkin tak ditemukan di destinasi lain, seperti bermain mahjong bersama warga, menjelajahi pasar tradisional, hingga menyusuri kawasan-kawasan penuh cerita yang masih mempertahankan identitas budaya setempat.

Kota Modern yang Tetap Memelihara Tradisi

Salah satu daya tarik terbesar Hong Kong adalah kemampuannya memadukan dua dunia yang tampak bertolak belakang.

Dalam sehari, wisatawan bisa menikmati sarapan di kedai tradisional bergaya cha chaan teng, berbelanja di pusat perbelanjaan modern, menjelajahi jalur hiking yang dikelilingi alam hijau, lalu menutup hari dengan menikmati panorama lampu kota di tepi Victoria Harbour atau rooftop bar.

Perpaduan budaya Timur dan Barat juga masih terasa kuat. Warisan budaya Tiongkok hidup berdampingan dengan gaya hidup metropolitan internasional, menciptakan atmosfer kota yang dinamis sekaligus akrab bagi wisatawan dari berbagai negara.

Tak heran jika Hong Kong tetap menjadi salah satu destinasi favorit di Asia bagi pencinta kuliner, budaya, belanja, hingga wisata alam.

Baca Juga: 500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati

Pengalaman Kecil yang Justru Berkesan

Kampanye Only in Hong Kong juga mengangkat berbagai elemen keseharian yang selama ini menjadi identitas kota.

HKTB bahkan merancang palet berisi 16 warna khas Hong Kong, yang masing-masing terinspirasi dari ikon-ikon lokal. Mulai dari merah kapal layar tradisional junk boat, hijau trem legendaris Ding Ding, biru garis pantai Hong Kong sepanjang sekitar 1.180 kilometer, hingga warna-warna yang terinspirasi dari hidangan penutup favorit seperti red bean soup dan sago soup.

Ada pula inspirasi dari bunga Bauhinia, simbol resmi Hong Kong, hingga lumba-lumba merah muda yang hidup di perairannya.

Sementara itu, logo Only in Hong Kong memadukan bentuk cap stempel tradisional Tiongkok dengan cahaya neon yang selama puluhan tahun menjadi ikon jalan-jalan Hong Kong. Simbol tersebut merepresentasikan bagaimana tradisi dan modernitas terus berjalan berdampingan.

Destinasi Lengkap dalam Satu Kota

Load More