- Wanita asal Bantul mempopulerkan tren olahan kimpul di TikTok akhir-akhir ini.
- Konten kreatif tersebut berhasil menarik jutaan penonton dan memperkenalkan berbagai jenis umbi lokal.
- Tujuh jenis umbi lokal kaya nutrisi berpotensi menjadi alternatif pengganti nasi yang menyehatkan.
Suara.com - Belakangan tren "saya ganti kimpul" viral di TikTok. Tren tersebut berawal dari konten akun @black.sheep8208, wanita asal Bantul yang kerap menggunakan kimpul sebagai sumber karbohidrat dalam masakannya.
Dengan tangan terampilnya, ia bisa mengolah umbi lokal itu ke berbagai menu western seperti mashed potato, lasagna, hingga salad.
Kreativitas dan konsistensinya membuahkan hasil. Kontennya terbukti menarik jutaan penonton dan membuat umbi-umbian lokal itu kembali jadi sorotan.
Dan tak hanya kimpul, akun tersebut juga mengenalkan umbi-umbian lain seperti gembili, uwi, dan lain sebagainya.
Tak sedikit warganet mengaku baru pertama kali mendengar nama-nama umbi yang ia olah. Padahal, dulunya umbi-umbian tersebut merupakan sumber karbohidrat yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.
7 Jenis Umbi-umbian Lokal
Umbi-umbian lokal umumnya kaya karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral sehingga berpotensi menjadi alternatif pengganti nasi.
Selain itu, banyak di antaranya juga memiliki manfaat kesehatan jika diolah dengan benar. Berikut beberapa jenis umbi-umbian lokal yang patut diketahui.
1. Kimpul
Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) merupakan salah satu umbi lokal yang banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.
Umbi ini memiliki tekstur lembut setelah dimasak dengan cita rasa gurih dan sedikit manis.
Baca Juga: Megawati Ngaku Selalu Sarapan Pakai Umbi-umbian: Di Umur Saya Sekarang, Masih Sehat
Kimpul mengandung karbohidrat, serat, serta berbagai mineral yang dapat menjadi sumber energi.
Umbi ini biasanya diolah dengan cara direbus, dikukus, digoreng, hingga dijadikan tepung atau olahan tradisional seperti getuk.
2. Ganyong
Ganyong (Canna edulis) termasuk umbi lokal yang kaya pati dan telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan tradisional.
Umbi ini memiliki rasa yang cenderung manis dengan tekstur empuk setelah direbus.
Selain dikonsumsi langsung, ganyong juga sering diolah menjadi tepung sebagai bahan pembuatan kue, mi, maupun bubur.
Kandungan karbohidratnya menjadikan ganyong sebagai salah satu sumber energi yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%
-
7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga
-
Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi
-
Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?
-
Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres
-
Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung