- Liburan ke Bangkok, Thailand, tidak selalu harus identik dengan wisata belanja yang serba terburu-buru atau hiruk-pikuk pusat kota.
- Daya tarik kawasan pesisir ini semakin kuat ketika bangunan-bangunan bersejarah dari masa lampau mulai direstorasi.
- Perpaduan antara warisan sejarah abad ke-19 dan sentuhan desain modern mampu menciptakan pengalaman menginap yang berbeda.
Suara.com - Liburan ke Bangkok, Thailand, tidak selalu harus identik dengan wisata belanja yang serba terburu-buru atau hiruk-pikuk pusat kota. Bagi para pencinta perjalanan berkelas dan penikmat arsitektur, menikmati sisi kota dari pesisir Sungai Chao Phraya kerap memberikan kesan yang jauh lebih tenang sekaligus artistik.
Daya tarik kawasan pesisir ini semakin kuat ketika bangunan-bangunan bersejarah dari masa lampau mulai direstorasi dan diberi fungsi baru tanpa kehilangan identitas aslinya. Salah satu transformasi yang paling dinantikan di Distrik Bang Rak adalah hadirnya The Langham, Custom House, Bangkok yang resmi mulai menerima tamu pada akhir Desember mendatang.
Bagaimana perpaduan antara warisan sejarah abad ke-19 dan sentuhan desain modern mampu menciptakan pengalaman menginap yang berbeda? Berikut 5 pesona unik di baliknya:
1. Bangkitnya Kembali Gedung "Pintu Gerbang" Abad Ke-19
Menginap di kawasan ini ibarat melintasi lorong waktu. Pusat dari hunian ini adalah gedung Custom House ikonik yang didirikan pada tahun 1888 di bawah pemerintahan Raja Rama V.
Pada masanya, bangunan bersejarah ini merupakan pintu gerbang utama yang menghubungkan Thailand dengan perdagangan dunia. Kini, alih-alih dirobohkan atau diganti dengan gedung pencakar langit baru, struktur klasiknya direstorasi secara menyeluruh untuk dijadikan area berkumpul publik, restoran, hingga ruang kebudayaan yang menghidupkan kembali memori kejayaan masa lalu.
2. Arsitektur Unik: Harmoni antara "Sang Kakek" dan "Sang Cucu"
Dalam merancang 75 kamar dan suite yang menempati bangunan baru di sebelah Custom House, arsitek ternama Thailand, Smith Obayawat dari OBA, mengambil pendekatan yang sangat puitis.
Ia tidak meniru bentuk bangunan lama agar terlihat sama persis, melainkan merancang struktur modern dengan garis melengkung (curvilinear) yang terinspirasi dari kelembutan aliran sungai. Konsep ini ibarat menyandingkan "sang kakek" (gedung warisan abad ke-19) dengan "sang cucu" (bangunan kontemporer) yang berdiri berdampingan secara harmonis.
3. Sentuhan Interior Mengusung Keanggunan Kerajaan Siam
Keindahan visual dalam kamar bukan sekadar mewah, melainkan penuh simbolisme budaya. Desain interiornya memadukan tekstur alami, pencahayaan lembut, dan motif khas Siam yang elegan.
Salah satu detail paling menonjol adalah bathtub bergaya skulptural dengan sentuhan warna berlapis emas serta koin simbol kemakmuran era Raja Rama V. Narasi ini diperkuat oleh ukiran geometris bermotif belah ketupat yang biasa ditemukan pada kuil-kuil tradisional Thailand, menciptakan suasana hunian yang hangat layaknya kediaman bangsawan Siam masa lampau.
Baca Juga: Tragedi Maut di Kuningan: Pria Tewas Terjun dari Lantai 46, Isu Kerabat Pengacara Kondang Diselidiki
4. Hadirkan Fasilitas Kebugaran Mewah Pertama di Asia
Bagi wisatawan yang mengutamakan gaya hidup sehat dan wellness di tengah liburan, tempat ini menawarkan pengalaman perawatan diri yang serius. Selain fasilitas Chuan Spa, pusat kebugarannya dilengkapi dengan teknologi mutakhir yang menghadirkan koleksi Technogym Sandstone.
Menariknya, fasilitas berdesain mewah dari seri tersebut merupakan instalasi pertama jenisnya di Asia, memberikan sensasi olahraga yang estetik dan berkelas bagi para tamu.
5. Akses Eksklusif ke Pusat Budaya dan Kreatif Bangkok
Berada di titik strategis Distrik Bang Rak, lokasi ini menawarkan akses mudah untuk menjelajahi berbagai wajah Bangkok. Mulai dari kawasan kreatif dan galeri seni di Charoen Krung, kawasan Pecinan (Chinatown) yang legendaris, hingga pusat perbelanjaan tepi sungai seperti ICONSIAM dan Asiatique The Riverfront.
Untuk menyempurnakan pengalaman liburan, eksplorasi kota dapat dinikmati melalui perjalanan privat menyusuri sungai hingga layanan antar-jemput eksklusif yang menyatu dengan ritme santai tepi Chao Phraya.
Upaya menghidupkan kembali memori sejarah ini pun mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. CEO Langham Hospitality Group, Bob van den Oord, menyampaikan visi di balik revitalisasi bangunan legendaris tersebut:
"Selama beberapa generasi, Custom House telah menjadi pintu gerbang Thailand menuju dunia, dan kami bangga melihatnya bersiap untuk menyambut dunia kembali sebagai bagian dari The Langham, Custom House, Bangkok," ujar Bob van den Oord, CEO Langham Hospitality Group. "Kamar-kamar dan suite hotel ini, dipadukan dengan fasilitas kelas dunia, akan menghadirkan pengalaman kemewahan yang intim dan dirancang dengan cermat, mencerminkan karakter dari lokasinya yang luar biasa sekaligus pendekatan khas The Langham dalam menghadirkan pengalaman hospitality."
Perpaduan antara perawatan bangunan bersejarah dan fasilitas kontemporer ini membuktikan bahwa liburan yang berkesan sering kali lahir ketika kita mampu mengapresiasi cerita dari masa lampau sambil menikmati kenyamanan masa kini.
Berita Terkait
-
Kronologi Kakek 70 Tahun Tewas Saat Kencan di Hotel Parangtritis
-
Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2
-
Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat, 14 Mobil Damkar Dikerahkan, Api Berhasil Dikendalikan
-
Sebelum Membatalkan Transaksi Hotel di Kredivo, Pahami Dulu Alur Prosesnya
-
Kondisi Terkini Hotel Sultan: Lengang, Dipagari Beton dan Dijaga Kendaraan Taktis Polisi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
-
5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar