- Pohon jambu di depan rumah diyakini menghambat aliran rezeki penghuni.
- Dedaunan rimbun pohon jambu dapat merusak fondasi dan mengundang hama ulat.
- Penempatan ideal pohon jambu berada di area kebun belakang rumah.
Suara.com - Punya halaman rumah yang asri dengan pohon rimbun tentu menjadi impian banyak orang.
Selain membuat suasana jadi teduh, menanam pohon di depan rumah juga dipercaya bisa memberikan kesegaran alami.
Salah satu pohon rimbun yang biasa ditanam di depan rumah adalah pohon jambu.
Menanam pohon jambu di depan rumah bisa menghambat rezeki dan mengundang energi negatif
Meski buahnya lezat dan daunnya rimbun, menanam pohon jambu, baik jambu air maupun jambu biji di halaman depan ternyata bisa membawa dampak negatif, mulai dari masalah kebersihan hingga urusan kantong alias rezeki.
Lantas, mengapa pohon jambu dianggap kurang ideal menurut Feng Shui dan kesehatan rumah? Simak ulasannya berikut ini!
1. Membawa Energi Penghambat Rezeki
Dalam kepercayaan Feng Shui, pohon jambu biji kerap dianggap sebagai tanaman yang kurang baik jika diletakkan tepat di depan rumah.
Konon, pohon ini dipercaya dapat menyebabkan aliran rezeki menjadi seret atau terhambat.
Baca Juga: 4 Rekomendasi HP Samsung RAM 12 GB Terbaik Agustus 2026, Performa Ngebut untuk Multitasking
Bahkan, ada mitos yang menyebutkan keberadaannya bisa memicu aura kemiskinan bagi penghuni rumah.
Hal ini berkaitan dengan aliran "Chi" atau energi vital. Pohon yang terlalu rimbun di depan pintu masuk dianggap menghalangi masuknya energi positif dan justru menciptakan "Sha Qi" atau energi merusak yang mengganggu keharmonisan keluarga.
2. Mengundang Energi Negatif karena Suasana Gelap
Pohon jambu memiliki karakteristik daun yang sangat lebat. Jika tidak rajin dipangkas, pohon ini akan menutupi fasad rumah dan menghalangi sinar matahari masuk.
Dalam Feng Shui, rumah yang gelap dan lembap adalah magnet bagi energi negatif.
Suasana yang suram di depan rumah dipercaya bisa memengaruhi kesehatan mental dan fisik para penghuninya.
Berita Terkait
-
7 Cara Menetralkan Energi Negatif Rumah Tusuk Sate dengan Elemen Dekorasi Sesuai Feng Shui
-
Feng Shui Arah Rumah Menghadap Tenggara, Benarkah Magnet Rezeki?
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga
-
Rumah Warna Hijau Apakah Bagus dalam Feng Shui? Ini Tipsnya agar Bawa Hoki dan Rezeki
-
Feng Shui Menanam Pohon Pepaya di Depan Rumah, Bikin Rezeki Seret!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?