- Penghuni rumah kontrakan dapat menerapkan prinsip feng shui secara sederhana tanpa harus melakukan renovasi bangunan permanen.
- Langkah penerapan meliputi merapikan pintu masuk, menata furnitur, mengatur posisi tempat tidur, serta memastikan sirkulasi udara dan cahaya cukup.
- Praktik penataan ruang ini bertujuan menciptakan hunian yang lebih rapi, lapang, dan nyaman untuk ditinggali.
Suara.com - Tinggal di rumah kontrakan bukan berarti penghuni tidak bisa menerapkan feng shui. Meski tidak bebas membongkar, mengecat, atau mengubah struktur bangunan, ada sejumlah cara sederhana untuk menata rumah sewa berdasarkan prinsip feng shui.
Rumah kontrakan yang nyaman bukan hanya soal lokasi dan harga sewa.
“Feng shui” pada dasarnya berkaitan dengan bagaimana posisi dan tata ruang sebuah bangunan berhubungan dengan lingkungan di sekitarnya.
Karena itu, penataan furnitur, kebersihan, pencahayaan, hingga sirkulasi udara dapat menjadi bagian yang diperhatikan.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Building and Environment, feng shui merupakan tradisi arsitektur Tiongkok yang berkaitan dengan lingkungan binaan dan pengaturan ruang. Penelitian tersebut juga membedakan dua pendekatan utama feng shui, yakni Form School yang memperhatikan konfigurasi lingkungan dan Compass School yang menggunakan orientasi serta arah.
Salah satu praktisi dan penulis feng shui yang dikenal luas, Dr. Stephen Skinner, juga menjelaskan bahwa feng shui tradisional berkaitan dengan penempatan rumah terhadap lanskap di sekitarnya, termasuk gunung, air, dan saluran air.
Lantas, bagaimana menerapkan feng shui di rumah kontrakan tanpa melakukan renovasi besar?
1. Rapikan pintu masuk rumah
Dalam feng shui, area pintu masuk menjadi salah satu bagian penting karena merupakan akses utama menuju rumah.
Baca Juga: Rumah Warna Hijau Apakah Bagus dalam Feng Shui? Ini Tipsnya agar Bawa Hoki dan Rezeki
Hindari menjadikan area depan pintu sebagai tempat menumpuk sepatu, kardus, pakaian, atau barang yang sudah tidak digunakan. Gunakan rak sepatu kecil atau keranjang penyimpanan agar jalur masuk tetap lapang.
Cara ini juga relatif mudah diterapkan di rumah kontrakan karena tidak membutuhkan perubahan permanen.
2. Jangan membuat jalan masuk terhalang furnitur
Penataan furnitur sebaiknya tidak membuat penghuni harus berbelok atau berjalan melewati banyak benda ketika memasuki ruangan.
Dalam pendekatan feng shui, ruang yang lebih terbuka membantu menciptakan alur pergerakan yang lebih baik. Dari sisi praktis, rumah yang tidak terlalu penuh furnitur juga akan terasa lebih lega dan mudah dibersihkan.
3. Letakkan tempat tidur pada posisi yang nyaman
Tempat tidur merupakan salah satu furnitur utama di kamar. Jika memungkinkan, letakkan kepala tempat tidur menempel pada dinding yang kokoh.
Hindari posisi yang membuat tempat tidur berada tepat di jalur keluar-masuk kamar. Selain dianggap kurang ideal dalam feng shui, posisi tersebut juga dapat mengganggu kenyamanan karena penghuni lebih mudah terganggu oleh aktivitas di sekitar pintu.
Berita Terkait
-
Efek Samping Menanam Pohon Jambu di Depan Rumah Menurut Feng Shui
-
7 Cara Menetralkan Energi Negatif Rumah Tusuk Sate dengan Elemen Dekorasi Sesuai Feng Shui
-
Feng Shui Arah Rumah Menghadap Tenggara, Benarkah Magnet Rezeki?
-
Rumah Warna Hijau Apakah Bagus dalam Feng Shui? Ini Tipsnya agar Bawa Hoki dan Rezeki
-
Dompet Panjang vs Pendek, Mana yang Menarik Rezeki Menurut Feng Shui?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Spektakuler! Mahasiswa Baru IPB University Torehkan Rekor MURI dengan 74 Formasi
-
Banyak Warga Israel Buka Bisnis di Bali? Ini Respons Gubernur Koster
-
21 Kantong Parkir Disiapkan, Tarif Rp8 Transportasi Umum Jakarta di Hari Kemerdekaan
-
Transfer ke Daerah di RAPBN 2027 Naik 5,5 Persen
-
Perkuat Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Ekosistem OSS
-
Danantara Sudah Tutup 260 BUMN
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Belanja Daerah Capai Rp538,5 Triliun Hingga Juli 2026, Kebanyakan Bayar Gaji
-
Spesial Agustus, BRI Tebar Promo Spesial Diskon di Raja Susu
-
8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair