Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:02 WIB
Ilustrasi rumah kontrakan. (dok. ist)
Baca 10 detik
  • Penghuni rumah kontrakan dapat menerapkan prinsip feng shui secara sederhana tanpa harus melakukan renovasi bangunan permanen.
  • Langkah penerapan meliputi merapikan pintu masuk, menata furnitur, mengatur posisi tempat tidur, serta memastikan sirkulasi udara dan cahaya cukup.
  • Praktik penataan ruang ini bertujuan menciptakan hunian yang lebih rapi, lapang, dan nyaman untuk ditinggali.

Suara.com - Tinggal di rumah kontrakan bukan berarti penghuni tidak bisa menerapkan feng shui. Meski tidak bebas membongkar, mengecat, atau mengubah struktur bangunan, ada sejumlah cara sederhana untuk menata rumah sewa berdasarkan prinsip feng shui.

Rumah kontrakan yang nyaman bukan hanya soal lokasi dan harga sewa.

“Feng shui” pada dasarnya berkaitan dengan bagaimana posisi dan tata ruang sebuah bangunan berhubungan dengan lingkungan di sekitarnya.

Karena itu, penataan furnitur, kebersihan, pencahayaan, hingga sirkulasi udara dapat menjadi bagian yang diperhatikan.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Building and Environment, feng shui merupakan tradisi arsitektur Tiongkok yang berkaitan dengan lingkungan binaan dan pengaturan ruang. Penelitian tersebut juga membedakan dua pendekatan utama feng shui, yakni Form School yang memperhatikan konfigurasi lingkungan dan Compass School yang menggunakan orientasi serta arah.

Salah satu praktisi dan penulis feng shui yang dikenal luas, Dr. Stephen Skinner, juga menjelaskan bahwa feng shui tradisional berkaitan dengan penempatan rumah terhadap lanskap di sekitarnya, termasuk gunung, air, dan saluran air.

Lantas, bagaimana menerapkan feng shui di rumah kontrakan tanpa melakukan renovasi besar?

1. Rapikan pintu masuk rumah

Dalam feng shui, area pintu masuk menjadi salah satu bagian penting karena merupakan akses utama menuju rumah.

Baca Juga: Rumah Warna Hijau Apakah Bagus dalam Feng Shui? Ini Tipsnya agar Bawa Hoki dan Rezeki

Hindari menjadikan area depan pintu sebagai tempat menumpuk sepatu, kardus, pakaian, atau barang yang sudah tidak digunakan. Gunakan rak sepatu kecil atau keranjang penyimpanan agar jalur masuk tetap lapang.

Cara ini juga relatif mudah diterapkan di rumah kontrakan karena tidak membutuhkan perubahan permanen.

2. Jangan membuat jalan masuk terhalang furnitur
Penataan furnitur sebaiknya tidak membuat penghuni harus berbelok atau berjalan melewati banyak benda ketika memasuki ruangan.

Dalam pendekatan feng shui, ruang yang lebih terbuka membantu menciptakan alur pergerakan yang lebih baik. Dari sisi praktis, rumah yang tidak terlalu penuh furnitur juga akan terasa lebih lega dan mudah dibersihkan.

3. Letakkan tempat tidur pada posisi yang nyaman
Tempat tidur merupakan salah satu furnitur utama di kamar. Jika memungkinkan, letakkan kepala tempat tidur menempel pada dinding yang kokoh.

Hindari posisi yang membuat tempat tidur berada tepat di jalur keluar-masuk kamar. Selain dianggap kurang ideal dalam feng shui, posisi tersebut juga dapat mengganggu kenyamanan karena penghuni lebih mudah terganggu oleh aktivitas di sekitar pintu.

Load More