Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:02 WIB
Ilustrasi rumah kontrakan. (dok. ist)
Baca 10 detik
  • Penghuni rumah kontrakan dapat menerapkan prinsip feng shui secara sederhana tanpa harus melakukan renovasi bangunan permanen.
  • Langkah penerapan meliputi merapikan pintu masuk, menata furnitur, mengatur posisi tempat tidur, serta memastikan sirkulasi udara dan cahaya cukup.
  • Praktik penataan ruang ini bertujuan menciptakan hunian yang lebih rapi, lapang, dan nyaman untuk ditinggali.

Untuk rumah kontrakan, perubahan posisi tempat tidur merupakan salah satu cara paling mudah dilakukan tanpa mengubah struktur bangunan.

4. Pastikan rumah mendapat cahaya dan udara yang cukup
Membuka jendela pada pagi atau siang hari dapat membantu membuat rumah terasa lebih segar.

Dalam pembahasan feng shui modern, pencahayaan alami dan sirkulasi udara juga sering menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang yang lebih nyaman. Suara.com sebelumnya juga mencatat bahwa rumah yang terang dan memiliki sirkulasi udara baik merupakan salah satu hal yang kerap dikaitkan dengan feng shui rumah.

Hal ini tidak harus dipahami sebagai jaminan datangnya rezeki atau keberuntungan. Secara praktis, rumah yang memiliki pencahayaan dan ventilasi memadai memang lebih nyaman untuk ditinggali.

5. Kurangi barang rusak dan tidak terpakai
Rumah kontrakan sering kali menjadi tempat menyimpan barang dari pemilik sebelumnya atau barang bawaan penghuni yang sebenarnya sudah tidak digunakan.

Jika barang tersebut memang milik sendiri, pertimbangkan untuk memilah dan menyingkirkannya. Jangan biarkan kardus, pakaian lama, atau benda rusak memenuhi sudut rumah.

Dalam prinsip feng shui, rumah yang rapi dan tidak penuh barang dianggap lebih mendukung aliran energi. Sementara dari sisi tata ruang, mengurangi barang juga membuat ruangan lebih mudah digunakan.

6. Gunakan tanaman sebagai elemen dekorasi
Tanaman dapat menjadi pilihan dekorasi yang praktis untuk rumah kontrakan. Pilih tanaman dalam pot yang dapat dipindahkan sehingga tidak membutuhkan perubahan permanen pada bangunan.

Dalam feng shui, unsur alam dan lima elemen seperti kayu, tanah, api, air, serta logam memiliki peran dalam penataan ruang. Kajian mengenai feng shui dalam arsitektur tradisional juga menunjukkan bahwa konsep lima elemen merupakan salah satu bagian dari kerangka pemikiran feng shui.

Baca Juga: Rumah Warna Hijau Apakah Bagus dalam Feng Shui? Ini Tipsnya agar Bawa Hoki dan Rezeki

Namun, jangan sampai tanaman membuat ruangan terlalu penuh. Sesuaikan jumlah tanaman dengan luas dan pencahayaan rumah.

7. Perhatikan posisi cermin
Cermin dapat membuat rumah kontrakan berukuran kecil terasa lebih luas. Namun, dalam feng shui, penempatan cermin juga perlu diperhatikan.

Hindari memasang cermin sembarangan, terutama jika membuat pantulan terasa mengganggu atau membuat kamar terlihat semakin penuh secara visual.

Karena rumah kontrakan biasanya tidak memungkinkan pemasangan permanen, penghuni dapat menggunakan cermin berdiri atau cermin yang mudah dipindahkan.

8. Pilih dekorasi yang membuat penghuni merasa nyaman
Tidak semua prinsip feng shui harus diterapkan melalui renovasi. Warna, dekorasi, tanaman, karpet, lampu, dan posisi furnitur dapat diubah dengan relatif mudah.

Dr. Stephen Skinner, yang dikenal sebagai penulis dan pengajar feng shui, menyebut bahwa dirinya memilih rumah dengan mempertimbangkan prinsip feng shui. Ia juga menekankan pentingnya menggunakan bagian terbaik dari rumah dan memperhatikan penempatan air dalam praktik feng shui.

Meski demikian, pengalaman tersebut merupakan pandangan praktisi feng shui dan bukan bukti ilmiah bahwa feng shui dapat menjamin rezeki, kesehatan, atau keberuntungan seseorang.

Feng Shui Rumah Kontrakan Tidak Harus Mahal

Menerapkan feng shui di rumah kontrakan pada dasarnya dapat dilakukan dengan perubahan sederhana. Penghuni tidak harus mengecat ulang seluruh ruangan atau melakukan renovasi.

Mulailah dari hal yang paling mudah, seperti membersihkan pintu masuk, mengurangi barang yang tidak digunakan, mengatur posisi furnitur, memastikan rumah mendapat cahaya dan udara yang cukup, serta menciptakan kamar tidur yang nyaman.

Bagi orang yang mempercayai feng shui, langkah-langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan keseimbangan energi di rumah. Sementara bagi yang tidak mengikutinya sebagai kepercayaan, sebagian prinsipnya tetap dapat dimanfaatkan sebagai panduan menata rumah agar lebih rapi, lapang, dan nyaman.

Yang terpenting, karena statusnya rumah kontrakan, pilih perubahan yang tidak merusak bangunan dan tidak melanggar aturan pemilik rumah.

Load More