Lifestyle / Female
Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:37 WIB
Ilustrasi membersihkan makeup (Elements Envato)
Baca 10 detik
  • Jangan tidur dengan makeup yang masih menempel di wajah.
  • Bersihkan makeup dan lanjutkan dengan facial cleanser yang lembut.
  • Pilih makeup serta skincare berlabel non-comedogenic jika kulit mudah tersumbat.

Membersihkan pori tidak berarti harus membuat kulit terasa kesat atau tertarik. Kulit yang terasa perih setelah dibersihkan justru menjadi tanda bahwa cara membersihkannya mungkin terlalu agresif.

5. Pilih cleanser yang tidak menyumbat pori

Jika kulit mudah berkomedo atau berjerawat, pertimbangkan cleanser yang memiliki label non-comedogenic dan oil-free.

Label tersebut dapat membantu saat memilih produk, meski respons kulit tetap bisa berbeda pada setiap orang.

6. Gunakan salicylic acid jika kulit membutuhkannya

Jika pori tersumbat disertai komedo atau jerawat, produk dengan salicylic acid bisa menjadi salah satu pilihan. Kandungan ini dapat membantu membuka sumbatan pada pori.

Namun, tidak perlu langsung menggunakan konsentrasi tinggi atau menggabungkannya dengan banyak bahan aktif. Jika kulit menjadi kering, perih, atau mengelupas, kurangi frekuensi pemakaian atau hentikan sementara.

7. Jangan memencet komedo dan jerawat

Pori yang terasa tersumbat memang bisa membuat tangan ingin memencetnya. Sebaiknya kebiasaan ini dihindari.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul

Memencet jerawat atau komedo dapat menyebabkan iritasi dan berisiko membuat isi sumbatan terdorong lebih dalam ke kulit. Bekas kemerahan atau noda gelap juga bisa lebih sulit hilang setelahnya.

8. Gunakan moisturizer setelah membersihkan wajah

Membersihkan wajah bukan berarti kulit harus dibiarkan sampai terasa kering. Setelah mencuci muka, gunakan moisturizer yang sesuai dengan kondisi kulit.

Untuk kulit yang mudah tersumbat, pilih pelembap yang memiliki label non-comedogenic atau tidak menyumbat pori. Menjaga kelembapan kulit tetap penting meskipun kulit cenderung berminyak atau berjerawat.

9. Perhatikan produk makeup yang digunakan

Jika pori terus tersumbat meskipun wajah sudah dibersihkan dengan baik, coba periksa kembali produk makeup yang digunakan setiap hari.

Foundation, concealer, blush, atau produk lain tertentu bisa menjadi pemicu munculnya jerawat pada sebagian orang. Pilih produk dengan label non-comedogenic, oil-free, atau won't clog pores jika kulit mudah mengalami penyumbatan.

Jika muncul bruntusan setelah rutin menggunakan produk tertentu, coba hentikan sementara dan perhatikan perubahan kondisi kulit.

10. Bersihkan kuas dan spons makeup secara rutin

Masalahnya tidak selalu berasal dari makeup. Kuas dan spons yang jarang dibersihkan juga dapat menjadi tempat menumpuknya minyak, sel kulit mati, dan kotoran.

Bersihkan alat makeup secara rutin dan jangan membiasakan berbagi kuas, spons, atau produk makeup dengan orang lain. Alat yang kotor dapat ikut memindahkan kotoran dan minyak ke wajah.

Bagaimana Mencegah Pori Tersumbat akibat Makeup?

Selain membersihkan wajah dengan benar, pemilihan makeup juga perlu diperhatikan. Produk dengan label non-comedogenic dan oil-free dapat menjadi pilihan bagi kulit yang mudah mengalami penyumbatan.

Jangan lupa membersihkan alat makeup secara rutin dan hindari tidur dengan makeup. Jika suatu produk membuat bruntusan atau jerawat terus muncul, hentikan pemakaian untuk sementara dan lihat apakah kondisi kulit membaik.

Jika pori tersumbat berkembang menjadi jerawat yang terus muncul atau tidak membaik setelah rutinitas perawatan diubah, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu mencari penyebab dan penanganan yang sesuai.

Load More