- Menteri Kehutanan Raja Antoni meninjau lokasi kebakaran hutan di Kalimantan Selatan pada Minggu (23/8/2026).
- Pemerintah memproses puluhan kasus karhutla secara hukum bagi individu maupun korporasi tanpa pandang bulu.
- Penanganan karhutla dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi untuk memadamkan api dan menegakkan sanksi tegas.
Suara.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memberikan penegasan terkait komitmen pemerintah dalam menindak para pelaku pembakar hutan dan lahan.
Saat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Guntung Damar, Kalimantan Selatan, Raja Antoni memastikan penegakan hukum akan menyasar siapa saja yang terbukti melanggar aturan.
Langkah tegas ini, menurut Raja Antoni, sejalan dengan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi masyarakat dari dampak bencana asap yang ditimbulkan.
“Saya kira perintah Pak Presiden Prabowo jelas, tanpa pandang bulu. Baik itu individu maupun korporasi, kita akan tindak secara tegas,” ujar Raja saat meninjau lokasi karhutla di Guntung Damar, dikutip dari keterangannya, Minggu (23/8/2026).
Menhut memaparkan bahwa pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Dirjen Gakkum) tengah bekerja intensif memproses puluhan perkara karhutla. Berbagai sanksi telah disiapkan, mulai dari ranah administrasi hingga pidana.
“Di kami, di Gakkum Kehutanan sekarang sudah ada 42 kasus yang berproses. Ada yang kena peringatan administrasi, ada yang sudah disegel, ada yang 9 yang sudah menjadi tersangka,” katanya.
Tak hanya di internal Kementerian Kehutanan, sinergi penegakan hukum juga dilakukan bersama pihak kepolisian yang saat ini tengah memproses 52 kasus secara nasional.
Khusus di wilayah Kalimantan Selatan, Raja Antoni menyebut sudah ada tiga tersangka yang diproses, yang mencakup pelaku dari unsur individu maupun korporasi.
"Macam-macam, ada gabungan antara korporasi dan individu. Jadi kita tidak pandang bulu ya. Siapapun yang melakukan pembakaran dengan cara sengaja yang merugikan masyarakat, maka akan ditindak secara tegas,” tegasnya.
Baca Juga: BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
Selain upaya hukum, pemerintah terus memprioritaskan pemadaman di lapangan melalui kolaborasi lintas instansi, termasuk Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Sebelum meninjau Guntung Damar, Menhut Raja Antoni juga telah meninjau lokasi kebakaran di Penggalaman, Kabupaten Banjar, serta menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Kejaksaan Tinggi Kalsel, BNPB, BMKG, hingga Walikota Banjarbaru untuk memastikan penanganan karhutla berjalan efektif dan cepat.
Berita Terkait
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
-
AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat
-
Malaysia dan Brunei Pakai Mekansime ASEAN Atasi Karhutla Kalimantan, Indonesia Gak Diajak?
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
-
Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia
-
Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi
-
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir Bank, Jefri Nichol: Serem Belum Demo Udah Dibungkam
-
Desa Adat Sade Dilalap Api, Bantuan Rp200 Juta Datang Saat Warga Mengais Puing
-
Gandeng Menteri PKP, Bupati Rudy Susmanto Akselerasi Pengentasan Pemukiman Kumuh di Bogor
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?