Lifestyle / Female
Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:15 WIB
Ilustrasi wanita pakai moisturizer (Pexels/Polina Tankilevitch)
Baca 10 detik
  • Moisturizer merupakan pelembap utama yang digunakan secara rutin untuk menjaga kelembapan kulit.
  • Sleeping mask menjadi produk tambahan yang dapat memberikan hidrasi ekstra pada malam hari.
  • Keduanya bisa digunakan bersamaan, tetapi sleeping mask tidak wajib jika moisturizer sudah cukup menjaga kulit tetap lembap.

Suara.com - Apakah kulit sering terasa kering saat bangun tidur meski sudah rutin memakai moisturizer?

Kondisi ini bisa membuat sebagian orang menambahkan sleeping mask ke rutinitas skincare malam, dengan harapan dapat memberikan hidrasi ekstra ke kulit wajah.

Lantas, apa bedanya moisturizer biasa dan sleeping mask untuk hidrasi ekstra? Keduanya diketahui sama-sama dapat membantu untuk memberikan hidrasi ekstra, tetapi memiliki fungsi dan cara pemakaian yang berbeda.

Moisturizer sudah rutin dipakai, tapi kulit masih terasa kering saat bangun tidur?

Ilustrasi wanita pakai moisturizer (Pexels/Anna Shvets)

Apa Bedanya Moisturizer Biasa vs Sleeping Mask?

Moisturizer merupakan produk yang membantu menambah kelembapan kulit sekaligus mengurangi kehilangan air dari permukaan kulit. Bentuknya beragam, mulai dari gel, lotion, hingga cream, sehingga pemilihannya dapat disesuaikan dengan kondisi kulit.

Sementara itu, sleeping mask termasuk produk tambahan dalam rutinitas skincare malam. Produknya dapat membantu meningkatkan hidrasi dan memberikan perawatan yang lebih terarah sesuai kandungan di dalamnya.

Menyadur dari American Academy of Dermatology (AAD), sleeping mask dapat membantu melembapkan kulit dan memperkuat skin barrier, tetapi tetap tidak menggantikan rutinitas skincare harian.

1. Fungsi Utamanya Berbeda

Moisturizer berfungsi menjaga kelembapan kulit sebagai bagian dari rutinitas skincare sehari-hari. Produk ini dapat digunakan secara rutin untuk membantu kulit tetap terasa lembut dan nyaman.

Baca Juga: Urutan Pemakaian Moisturizer, Sunscreen, dan Skin Tint agar Tidak Geser

Sleeping mask lebih ditujukan sebagai tambahan ketika kulit membutuhkan hidrasi atau perawatan tertentu. Kandungannya dapat memberikan manfaat yang lebih spesifik sesuai kebutuhan kulit.

Jadi, sleeping mask bukan sekadar moisturizer dengan nama berbeda. Keduanya dapat memiliki posisi yang berbeda dalam rutinitas skincare.

2. Teksturnya Tidak Selalu Sama

Moisturizer tersedia dalam berbagai tekstur. Gel biasanya terasa ringan, lotion lebih cair, sementara cream cenderung terasa lebih kaya di kulit.

Sleeping mask juga memiliki tekstur yang beragam, tetapi produk jenis ini umumnya dirancang untuk digunakan pada malam hari dan dibiarkan lebih lama di kulit.

Pemilihan tekstur tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Kulit berminyak misalnya, bisa terasa lebih nyaman dengan produk bertekstur ringan, sedangkan kulit kering cenderung membutuhkan formula yang lebih melembapkan.

Load More