- Masyarakat Jawa menggunakan perhitungan weton berdasarkan hari lahir dan pasaran untuk menentukan kecocokan jodoh sebelum menikah.
- Hasil penjumlahan neptu pasangan yang bernilai 1, 9, 17, 25, atau 33 dikategorikan sebagai weton tibo pegat.
- Primbon mempercayai weton tibo pegat berpotensi menimbulkan masalah rumah tangga hingga perceraian, namun hal tersebut tidak mutlak.
Makna dan Pandangan Masyarakat
Dalam pandangan primbon, tibo pegat menjadi peringatan agar pasangan lebih siap menghadapi tantangan rumah tangga. Banyak sesepuh menyarankan untuk melakukan ruwatan atau memilih hari pernikahan yang baik sebagai upaya “menangkal” pengaruh negatif.
Ada juga yang tetap melanjutkan pernikahan dengan keyakinan bahwa rezeki, jodoh, dan ajal ada di tangan Tuhan.
Delapan kategori hitungan jodoh secara umum adalah:
- Pegat (1, 9, 17, 25, 33)
- Ratu (2, 10, 18, 26, 34)
- Jodoh (3, 11, 19, 27, 35)
- Topo (4, 12, 20, 28, 36)
- Tinari (5, 13, 21, 29)
- Padu (6, 14, 22, 30)
- Sujanan (7, 15, 23, 31)
- Pesthi (8, 16, 24, 32)
Tibo pegat memang termasuk yang kurang diinginkan, tetapi bukan berarti pasangan dengan hasil ini tidak bisa bahagia. Banyak kisah nyata pasangan tibo pegat yang justru semakin erat karena mereka sadar harus bekerja lebih keras menjaga keharmonisan.
Intinya, weton tibo pegat adalah bagian dari warisan budaya Jawa yang kaya akan makna. Ia bukan sekadar ramalan, melainkan cerminan kearifan lokal yang mengajak manusia untuk lebih bijaksana dalam membangun rumah tangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Terkini
-
Perjalanan Dinas Dody Hanggodo Bikin Risau, Ramai Seruan Unjuk Rasa Bareng Masyarakat Pati
-
5 Sepeda Gunung XC Murah tapi Bagus, Cocok Buat Pemula hingga Pro
-
Apa Itu Weton Tibo Pegat? Ini Cara Menghitung Weton Jodoh
-
Hadapi Perubahan Iklim, BRIN Dorong Riset Kelautan Indonesia-Tiongkok
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Tragedi Berdarah di Desa Bungur Bojonegoro: Ibu Stroke Tewas di Tangan Anaknya
-
Cara Tentukan Arah Rumah Berdasarkan Weton, Jangan Asal Bangun agar Rezeki Lancar!
-
KPK Periksa Kepala Bea Cukai Kediri sebagai Tersangka Suap Impor
-
Lalu Lintas Selat Hormuz Lumpuh Parah, Iran Tolak Buka Jalur Pelayaran
-
Eks Jampidsus Febrie Tak Gentar Ferry Boboho Dilindungi LPSK: Tak Ada yang Perlu Dikhawatirkan