- Merek United dan Polygon menawarkan sepeda gunung *cross-country* berkualitas dengan kisaran harga mulai enam jutaan rupiah.
- Pilihan produk meliputi United Clovis seri 3.00, 3.10, dan 5.00, serta Polygon Xtrada 5 dan 6.
- Harga produk dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada toko, wilayah, promo, dan ketersediaan barang di pasaran.
Suara.com - Sepeda gunung XC (cross-country) menjadi salah satu pilihan menarik bagi pesepeda yang ingin melibas jalur tanah, tanjakan, hingga rute campuran tanpa harus membeli sepeda dengan harga puluhan juta rupiah.
Kabar baiknya, kini sudah ada sejumlah pilihan sepeda gunung XC murah tapi bagus dengan harga mulai Rp6 jutaan.
Di kelas harga tersebut, merek seperti United dan Polygon menawarkan sepeda dengan spesifikasi yang ditujukan untuk kebutuhan cross-country.
Salah satu lini yang bisa dipertimbangkan adalah seri Clovis dari United, sedangkan Polygon memiliki Xtrada 5 dan Xtrada 6.
Berikut rekomendasi sepeda gunung XC murah tapi bagus yang bisa masuk daftar pertimbangan.
1. United Clovis 3.00
Bagi yang mencari sepeda XC termurah dari United, Clovis 3.00 bisa menjadi salah satu pilihan. Sepeda ini dibanderol sekitar Rp6.200.000, sehingga relatif terjangkau untuk masuk ke kategori sepeda gunung XC.
United Clovis 3.00 cocok dipertimbangkan bagi pesepeda yang ingin mulai serius menjajal jalur cross-country tanpa langsung masuk ke kelas harga yang terlalu tinggi.
Harga: Rp6.200.000
Baca Juga: Sepeda Gunung Genio yang Bagus Seri Apa? Ini 4 Rekomendasinya
2. United Clovis 3.10
Naik sedikit dari Clovis 3.00, ada United Clovis 3.10 yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp6.400.000.
Selisih harga sekitar Rp200 ribu membuat model ini menarik untuk dibandingkan dengan Clovis 3.00, terutama bagi calon pembeli yang ingin mendapatkan varian lebih tinggi dalam keluarga Clovis tanpa menambah anggaran terlalu banyak.
Harga: Rp6.400.000
3. United Clovis 5.00
Masih dari lini United Clovis, ada Clovis 5.00 dengan harga sekitar Rp6.750.000. Model ini dapat menjadi alternatif bagi pesepeda yang memiliki anggaran sedikit lebih besar tetapi masih ingin mempertahankan budget di bawah Rp7 juta.
Berita Terkait
-
Sepeda Gunung Genio yang Bagus Seri Apa? Ini 4 Rekomendasinya
-
4 Sepeda Gunung yang Nyaman di Aspal maupun Tanah, Tetap Ringan Dikayuh
-
5 Tips Menyetel Tinggi Sadel dan Seatpost Sepeda MTB agar Tidak Cepat Pegal
-
6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem
-
6 Jenis Sepeda Gunung dan Fungsinya, Pilih MTB Paling Sesuai Medan Lintasan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
Terkini
-
Rahasia Mesin Tetap Awet di Tengah Kemacetan dan Putaran Tinggi
-
Bubar pada Agustus 2027, 7 Lagu Ballad SCANDAL yang Wajib Masuk Playlist
-
Otak Serangan 9/11 Khalid Sheikh Mohammed Akan Jalani Sidang Militer Tahun 2028, Kok Lama?
-
Beda Fungsi Bedak Marcks Warna Pink vs Natural Beige, Jangan Sampai Salah Beli!
-
Bedak Marcks Varian Pink untuk Warna Kulit Apa? Ini Fungsinya saat Makeup
-
Kriminalisasi NPL Disorot, Pakar Minta Risiko Bisnis Tak Otomatis Dibawa ke Tipikor
-
Target Sah Desember! RUU Perampasan Aset Izinkan Negara Sita Harta Pelaku Tanpa Tunggu Vonis
-
KAI Commuter Siagakan 126 Personel Gabungan TNI-Polri Menyusul Demonstrasi di Jakarta
-
Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus
-
45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Berbatasan China