Suara.com - PT Pertamina Malaysia EP (PMEP) bekerja sama dengan Ruangguru secara resmi meluncurkan program CHARISMA (Character and Human Integrity Strengthening Through Mentorship & Action). Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas guru dalam membentuk karakter dan integritas siswa melalui penerapan kebiasaan positif disekolah.
Program CHARISMA akan memberikan peningkatan kapasistas kepada 10 Guru Indonesia yang mengajar di Sanggar Bimbingan di Malaysia dengan rencana implementasi 3-4 bulan dengan pengukuran dampak yang mencakup peningkatan kompetensi guru serta perannya terhadap perkembangan karakter siswa guna membangun ekosistem belajar yang reflektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk pendampingan, PMEP dan Ruangguru merancang tiga topik utama dalam workshop ini yakni Perencanaan Pembelajaran Karakter yang Bermakna, Mengembangkan Media dan Aktivitas Pembelajaran Karakter, serta Asesmen Monitoring dan Pelaporan Perkembangan Karakter Murid yang secara langsung diawasi oleh Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia – Kuala Lumpur.
Manager Relations PMEP, Dhaneswari Retnowardhani, menyampaikan bahwa Program CHARISMA merupakan bentuk komitmen PMEP dalam mendukung akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia serta pengejawantahan pembelajaran berbasis aksi nyata mengacu kepada Permendikdasmen No.13/2025 yang mencakup pembiasaan dalam budaya sekolah.
“Program CHARISMA lahir dari hasil pemetaan sosial yang kami lakukan di sekolah binaan. Dari pemetaan sosial tersebut, kami melihat adanya kebutuhan untuk memperkuat Pendidikan karakter di kelas. Oleh karenanya, kami berinisiatif memberikan peningkatan kapasitas kepada para guru dengan menggandeng Ruangguru sebagai mitra yang berkompeten. Melalui program CHARISMA, kami berharap dapat mengasah dan meningkatkan kemampuan pedagogis guru dalam merancang, memantau, dan mendokumentasikan pembelajaran karakter secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan,” katanya.
Program ini meninggalkan kesan positif yang mendalam bagi para peserta yang terlibat langsung. Ibu Yanti Surati, Tenaga Pendidik SB Gumut, mengaku bahwa pelatihan ini memberikan cara pandang baru dalam mengembangkan serta memperkuat karakter anak-anak di Sekolah Binaan.
“Kegiatan ini sangat positif, dengan peningkatan kapasitas dan metode yang diberikan, memberikan kami spektrum yang lebih luas dan efektif dalam meningkatkan kepercaayaan dan karakter siswa kami. Harapannya, program ini dapat terus dikembangkan dan selaras dengan kebutuhan para siswa kami,” pungkas Ibu Yanti.
Dalam kesempatan yang sama, Purnama Palupessy, Trainer Ruang Guru, menyampaikan “Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami dalam memberikan pengetahuan baru kepada para guru di Sanggar Bimbingan. Kami berkomitmen untuk mendampingi guru-guru dalam berbagi metode pembelajaran karakter di kelas mereka yang aplikatif dan adaptif.
Melalui kegiatan ini, PMEP menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kapasitas guru yang berdampak baik kepada siswa-siswa di Sekolah Binaan. Ke depan, PMEP berharap kolaborasi seperti ini bisa terus tumbuh untuk pendidikan yang lebih baik. ***
Baca Juga: Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut
Berita Terkait
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026
-
Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi
-
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
-
Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
-
Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
Terkini
-
PMEP - Ruangguru Perkuat Karakter Anak PMI di Malaysia Lewat Program Charisma
-
Kia Tarik Puluhan Ribu Unit EV9 Akibat Gangguan Sistem Keamanan
-
The Bricklayer Malam Ini: Ketika Mantan Pembunuh Bayaran Dipaksa Tinggalkan Semen demi Senjata
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Pemuda Kaum Betawi Gugat UU DKJ ke MK, Soroti Aturan Lembaga Adat yang Dinilai Multitafsir
-
Prabowo Resmi Terima Kartu Anggota NU: Aku dari Dulu Minta
-
Tunggu Dinamika Pasar, Pelaku Industri Mulai Tahan Ekspansi
-
Alasan Baru Amerika Serang Iran Lagi, Bukan Lagi Soal Nuklir
-
BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun, Laba Bersih Tembus Rp31,2 Triliun di T2 2026
-
A Note to Remember: Seni Mengejar Mimpi Meski Takut dan Ragu!