- Dalam Islam, mimpi terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain mimpi baik sebagai kabar gembira, mimpi buruk dari setan, serta mimpi yang berasal dari pikiran atau bisikan jiwa.
- Mimpi yang menimbulkan rasa takut, sedih, atau gelisah perlu disikapi dengan cara yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
- Artikel ini membahas mimpi yang tidak dianjurkan untuk diceritakan kepada orang lain serta amalan yang sebaiknya dilakukan setelah mengalaminya.
Suara.com - Mimpi menjadi pengalaman yang cukup umum dialami seseorang ketika sedang tidur. Dalam Islam, mimpi tidak selalu dipandang dengan cara yang sama karena terdapat beberapa jenis mimpi berdasarkan asal dan sifatnya.
Sebagian mimpi dapat membuat seseorang merasa bahagia ketika terbangun, sementara mimpi lainnya justru menimbulkan rasa takut, sedih, atau gelisah.
Karena itu, Islam mengajarkan umat Muslim untuk mengetahui cara menyikapi mimpi, terutama jika pengalaman tersebut terasa tidak menyenangkan.
Dalam penjelasan yang merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW, mimpi dapat berupa mimpi baik yang merupakan kabar gembira, mimpi buruk yang berasal dari setan, serta mimpi yang muncul dari pikiran atau bisikan jiwa seseorang.
Lantas, mimpi seperti apa yang sebaiknya tidak diceritakan kepada orang lain menurut Islam? Berikut penjelasan mengenai mimpi yang tidak dianjurkan untuk diceritakan serta apa yang sebaiknya dilakukan setelah mengalaminya.
Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam
Mimpi dalam Islam terbagi menjadi tiga, yaitu mimpi yang berasal dari bisikan hati (haditsun nafs), mimpi yang menjadi kabar gembira dari Allah, serta mimpi menakutkan yang berasal dari setan.
Dari ketiganya, mimpi yang menakutkan atau tidak disukai atau mimpi buruk inilah yang tidak dianjurkan untuk diceritakan kepada sembarang orang.
Dalam penjelasan Rumaysho, mimpi buruk disebut sebagai ru'ya makruhah dan dikaitkan dengan gangguan setan yang bertujuan membuat manusia merasa takut atau gelisah sehingga tidak boleh diceritakan.
Penjelasan serupa juga disampaikan oleh ulama kharismatik, Buya Yahya, dalam ceramah yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV dengan judul "Jenis dan Arti Mimpi dalam Islam".
Baca Juga: Arti Mimpi Hamil Padahal Belum Nikah Menurut Islam, Pertanda Baik atau Buruk?
"Kalau itu mimpi jelek, enggak usah diceritakan kepada siapa pun. Nabi (Muhammad SAW) melarang untuk menceritakan," jelas Buya Yahya, dilansir pada Senin, 31 Agustus 2026.
"Tapi kalau mimpi baik, hendaknya bersyukur kepada Allah. Semoga Allah menjauhkan kita dari was-was setan," imbuhnya.
Dengan demikian, mimpi buruk seperti mimpi dikejar, diserang, mengalami kejadian mengerikan, atau mimpi lain yang membuat seseorang sangat takut dan gelisah termasuk pengalaman yang sebaiknya tidak diumbar kepada orang lain.
Tujuannya bukan karena mimpi tersebut pasti akan menjadi kenyataan, melainkan mengikuti tuntunan Nabi agar seseorang tidak semakin terbawa rasa takut atau gangguan setelah mengalami mimpi buruk.
Apa yang Harus Dilakukan Setelah Mimpi Buruk?
Alih-alih menceritakan mimpi buruk kepada orang lain, seorang Muslim dianjurkan melakukan beberapa hal sebagai berikut:
- Meludah tanpa keluar ludahnya ke arah kiri sebanyak tiga kali. Tindakan ini merupakan bagian dari tuntunan ketika seseorang mengalami mimpi yang tidak disukai.
- Memohon perlindungan kepada Allah dari setan. Salah satunya dengan membaca A'udzu billahi minasy-syaithanir-rajim atau ta'awudz sebanyak tiga kali.
- Mengubah posisi tidur. Jika sebelumnya tidur dengan posisi tertentu, dianjurkan berpindah ke posisi yang berbeda setelah mengalami mimpi buruk.
- Tidak menceritakan mimpi tersebut kepada orang lain. Tuntunan ini bertujuan agar seseorang tidak terus memikirkan atau memperbesar rasa takut yang muncul akibat mimpi buruk.
- Bangun dan melaksanakan salat jika memungkinkan. Hal ini sesuai hadis, "Barang siapa yang bermimpi sesuatu yang tak disukai, maka jangan ceritakan kepada siapa pun. Berdirilah lalu shalatlah." (HR. al-Bukhari).
Meski begitu, ada kondisi ketika seseorang merasa perlu mendapatkan nasihat setelah mengalami mimpi buruk.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot
-
Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana
-
Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027
-
Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali
-
Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai
-
Tepis Isu Paket Titipan Istana! Gus Ipul Jamin Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Intervensi Prabowo
-
Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar