Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 04 September 2026 | 00:00 WIB
Ilustrasi asuransi; menabung; investasi. (Dok. ist)
Baca 10 detik
  • Avrist meluncurkan inisiatif One Avrist Synergy untuk menyediakan layanan keuangan terintegrasi bagi masyarakat.
  • Direktur Avrist Assurance Aldi Rinaldi menyatakan kolaborasi ini menyatukan kompetensi untuk masa depan nasabah.
  • Layanan tersebut mencakup proteksi, asuransi umum, investasi, dan perencanaan dana pensiun secara menyeluruh.

Suara.com - Banyak orang menganggap kondisi keuangan yang sehat cukup ditandai dengan punya tabungan. Padahal, kebutuhan finansial tidak berhenti pada menyimpan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

Ada risiko yang perlu diantisipasi, aset yang perlu dikelola, hingga masa depan yang perlu dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.

Karena itu, perencanaan keuangan idealnya tidak hanya berbicara tentang berapa banyak uang yang bisa disisihkan setiap bulan, tetapi juga bagaimana uang tersebut dapat memberikan perlindungan dan menopang berbagai fase kehidupan.

Setidaknya ada empat kebutuhan finansial yang penting untuk mulai diperhatikan.

1. Proteksi jiwa dan kesehatan

Kondisi tidak terduga bisa mengubah rencana keuangan dalam waktu singkat. Perlindungan jiwa dan kesehatan menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan untuk membantu mengantisipasi risiko yang dapat berdampak pada kondisi finansial, terutama bagi mereka yang memiliki tanggungan keluarga.

2. Perlindungan aset dan aktivitas sehari-hari

Risiko finansial juga bisa datang dari berbagai aset yang dimiliki, seperti rumah atau kendaraan. Asuransi umum dapat menjadi bagian dari perencanaan untuk memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi pada aset maupun aktivitas sehari-hari.

3. Pengelolaan investasi

Baca Juga: Purbaya Pastikan Tak Ada Lagi Kebijakan Tax Amnesty ala Sri Mulyani

Menabung membantu menyiapkan dana, tetapi kebutuhan finansial jangka panjang juga membutuhkan strategi pengelolaan aset. Investasi dapat menjadi salah satu bagian dari perencanaan tersebut, dengan pilihan yang disesuaikan dengan tujuan, kebutuhan, dan profil masing-masing individu.

4. Persiapan masa pensiun

Pensiun mungkin terasa masih jauh bagi mereka yang sedang berada di usia produktif. Namun, justru semakin dini dipersiapkan, semakin banyak waktu yang tersedia untuk membangun dana pensiun. Perencanaan ini penting agar kebutuhan finansial tetap dapat terpenuhi ketika seseorang tidak lagi memperoleh penghasilan aktif.

Keempat kebutuhan tersebut pada dasarnya saling berkaitan. Proteksi membantu mengantisipasi risiko, investasi membantu mengelola aset, sementara persiapan pensiun memastikan kebutuhan finansial tetap diperhatikan dalam jangka panjang.

Melihat kebutuhan masyarakat yang semakin beragam, layanan keuangan pun mulai diarahkan untuk hadir secara lebih terintegrasi.

One Avrist Synergy. (Dok. Avrist)

Salah satunya dilakukan Avrist melalui inisiatif One Avrist Synergy yang menggabungkan layanan proteksi jiwa dan kesehatan, asuransi umum, pengelolaan investasi, hingga perencanaan dana pensiun dalam satu ekosistem.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi finansial yang lebih menyeluruh, sehingga kebutuhan keuangan tidak perlu dilihat sebagai bagian-bagian yang terpisah, melainkan sebagai rangkaian yang saling mendukung dalam perjalanan hidup seseorang.

Aldi Rinaldi, Direktur Avrist Assurance (AVRASS), menyampaikan bahwa kolaborasi  ini bukan sekedar menyatukan perusahaan, tetapi menyatukan kekuatan, kompetensi, dan inovasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

"Dengan menggabungkan keahlian berbasis pengalaman dan semangat untuk terus berinovasi, kami percaya dapat terus memberikan yang terbaik bagi para nasabah," tutup Aldi.

Load More