Lifestyle / Female
Sabtu, 05 September 2026 | 15:15 WIB
Ilustrasi makeup flashback. (AI Magnific)
Baca 10 detik
  • Fenomena cushion flashback terjadi ketika wajah tampak putih akibat pantulan cahaya flash pada kandungan makeup tertentu.
  • Penyebab utama masalah ini meliputi SPF tinggi, aplikasi produk terlalu tebal, dan pemilihan shade tidak sesuai.
  • Pencegahan dapat dilakukan melalui pemilihan shade tepat, penggunaan produk sewajarnya, serta uji foto sebelum acara.

Suara.com - Pernah merasa makeup sudah terlihat flawless saat bercermin, tetapi tiba-tiba wajah tampak putih atau abu-abu ketika difoto menggunakan flash?

Kondisi tersebut dikenal sebagai makeup flashback dan cukup sering membuat hasil foto terlihat berbeda dari tampilan aslinya.

Flashback dapat terjadi karena interaksi antara kandungan dalam produk makeup dan cahaya flash kamera, ditambah teknik aplikasi atau pemilihan shade yang kurang tepat.

Cushion juga dapat menjadi salah satu produk yang berkontribusi terhadap efek tersebut. Lalu, kenapa cushion bisa terlihat putih saat difoto pakai flash dan bagaimana cara mencegahnya? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Cushion Flashback? Ini Penyebabnya

Ilustrasi makeup flashback. (AI Magnific)

Cushion flashback merupakan bagian dari fenomena makeup flashback, yaitu kondisi ketika wajah terlihat lebih putih, pucat, atau abu-abu saat terkena cahaya flash kamera.

Efek tersebut dapat muncul di beberapa area wajah, seperti bawah mata, dahi, dan rahang.

Menurut keterangan di laman Wardah, flashback merupakan efek optik ketika partikel tertentu dalam makeup, seperti zinc oxide, titanium dioxide, atau silika, memantulkan cahaya flash kamera.

Akibatnya, wajah yang sebenarnya terlihat normal di depan cermin dapat tampak lebih putih ketika difoto.

Ada beberapa hal yang dapat membuat cushion atau keseluruhan complexion terlihat mengalami flashback, yaitu:

Baca Juga: 5 Rekomendasi Cushion Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Mulai Rp80 Ribu

1. Kandungan SPF pada produk terlalu tinggi

Produk dengan SPF tinggi, termasuk beberapa produk complexion, dapat mengandung zinc oxide dan titanium dioxide. Kedua bahan tersebut bersifat reflektif sehingga berpotensi membuat wajah terlihat lebih putih ketika terkena flash.

2. Cushion diaplikasikan terlalu tebal

Penggunaan cushion dalam beberapa lapisan memang dapat membantu meningkatkan coverage. Namun, terlalu banyak produk yang menumpuk di wajah dapat memantulkan cahaya lebih kuat sehingga meningkatkan kemungkinan munculnya flashback.

3. Shade cushion terlalu terang

Pemilihan shade yang tidak sesuai dengan warna atau undertone kulit juga dapat membuat wajah terlihat lebih pucat. Efeknya bisa semakin terlihat ketika wajah terkena cahaya flash, terutama pada area tertentu seperti bawah mata atau rahang.

Load More