- Generasi muda dan mahasiswa kini mengintegrasikan perawatan kecantikan dengan gaya hidup sehat secara menyeluruh.
- Guardian Indonesia menggelar program Guardian Wellness Journey Goes to Campus di delapan universitas sepanjang 2026.
- Inisiatif edukatif tersebut menargetkan 24.000 mahasiswa agar memahami pentingnya merawat kesehatan fisik dan mental secara optimal.
Suara.com - Menjaga penampilan kini tidak lagi sebatas urusan menggunakan produk perawatan kulit atau merias wajah. Bagi generasi muda, konsep kecantikan mulai berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesehatan tubuh, kebugaran, pola istirahat, hingga kondisi mental.
Perubahan cara pandang tersebut membuat konsep wellness atau gaya hidup sehat secara menyeluruh semakin mendapat perhatian. Merawat diri bukan hanya dilakukan untuk terlihat lebih menarik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tubuh tetap sehat dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal.
Hal ini semakin relevan bagi mahasiswa yang berada dalam fase kehidupan dengan berbagai tuntutan. Jadwal perkuliahan, tugas, kegiatan organisasi, hingga kehidupan sosial dapat membuat mereka memiliki waktu terbatas untuk memperhatikan kebutuhan diri sendiri.
Padahal, kebiasaan sederhana seperti tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, rutin bergerak, menjaga kebersihan diri, serta memberikan waktu untuk beristirahat dapat menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat.
Konsep self-care pun tidak harus selalu identik dengan perawatan yang bersifat estetis. Perawatan kulit dan rambut tetap dapat menjadi bagian dari rutinitas, tetapi perlu berjalan bersama kebiasaan yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Data McKinsey & Company dalam laporan Future of Wellness menunjukkan besarnya perhatian generasi muda terhadap berbagai aspek kesehatan dan perawatan diri. Generasi Z disebut menjadi salah satu kelompok konsumen penting dalam pasar wellness, termasuk untuk kategori kesehatan, kebugaran, dan perawatan diri.
Pada akhirnya, memiliki penampilan yang terlihat segar dan terawat dapat dimulai dari kebiasaan yang lebih mendasar. Tubuh yang cukup istirahat, asupan nutrisi yang baik, aktivitas fisik, serta kondisi mental yang terjaga turut berperan dalam membuat seseorang merasa lebih nyaman dengan dirinya sendiri.
Kesadaran mengenai pentingnya keseimbangan tersebut juga mulai dibawa ke lingkungan pendidikan. Sejumlah kampus dan berbagai pihak mendorong mahasiswa untuk lebih memahami bahwa kesehatan fisik dan mental merupakan bagian dari bekal untuk menjalani aktivitas akademik maupun mempersiapkan masa depan.
Salah satunya dilakukan melalui Guardian Wellness Journey Goes to Campus, program yang menyambangi sejumlah universitas di Pulau Jawa pada 2026. Program ini menyasar mahasiswa dengan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif mengenai kesehatan, kecantikan, serta perawatan diri.
Managing Director Guardian Indonesia Bhavin Patel mengatakan, edukasi mengenai self-care penting diberikan kepada mahasiswa agar mereka memahami perawatan diri secara lebih menyeluruh.
“Harapannya, kehadiran Guardian tak hanya menjadi ajang pengenalan produk, tetapi juga ajang edukasi merawat diri dari luar dan dalam agar mahasiswa tetap fit dan produktif dalam meraih mimpi,” tutur Bhavin saat pembukaan Guardian Wellness Journey Goes to Campus di BINUS @Alam Sutera, Tangerang.
Pada 2026, Guardian Wellness Journey Goes to Campus digelar di delapan universitas di sejumlah wilayah, mulai dari DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Surabaya, dengan target menjangkau sekitar 24.000 mahasiswa.
Melalui pendekatan tersebut, pesan mengenai wellness diharapkan tidak berhenti pada bagaimana seseorang terlihat dari luar, tetapi juga bagaimana menjaga kesehatan dan keseimbangan diri sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.