- Ariston Indonesia menyatakan freon AC hanya berkurang atau habis akibat kebocoran pada sistem tertutup.
- Tanda kebocoran meliputi AC tidak dingin, muncul bunga es, dan terdengar suara mendesis dari pipa.
- Teknisi harus memperbaiki sumber kebocoran sebelum melakukan pengisian ulang refrigeran sesuai spesifikasi AC.
Kenapa Freon AC Bisa Berkurang?
Freon dapat berkurang ketika sistem pendingin mengalami kebocoran. Penyebabnya antara lain sambungan pipa yang kurang rapat, kerusakan atau korosi pada pipa, kerusakan evaporator atau kondensor, serta kesalahan instalasi.
Midea Indonesia juga menjelaskan bahwa instalasi pipa yang kurang tepat dapat menyebabkan kebocoran refrigeran. Salah satu contohnya adalah sambungan flare yang tidak presisi sehingga refrigeran perlahan keluar melalui celah mikro.
Artinya, freon yang berulang kali berkurang bukan kondisi normal. Jika AC harus terus-menerus ditambah freon dalam waktu singkat, pengguna sebaiknya meminta teknisi mencari sumber kebocoran, bukan sekadar menambahkan refrigeran.
Kapan Freon AC Harus Diisi Ulang?
Freon AC perlu diisi ulang apabila hasil pemeriksaan menunjukkan jumlah atau tekanan refrigeran tidak sesuai spesifikasi dan penyebabnya sudah diketahui.
Ariston Indonesia menekankan bahwa mengisi ulang freon tanpa memperbaiki sumber kebocoran bukan solusi. Kebocoran perlu ditemukan dan diperbaiki terlebih dahulu, kemudian sistem diperiksa sebelum dilakukan pengisian ulang.
Karena itu, jangan menjadikan "setiap beberapa bulan harus isi freon" sebagai jadwal perawatan rutin. Dalam kondisi sistem AC tertutup dan tidak mengalami kebocoran, refrigeran tidak seharusnya habis hanya karena usia pemakaian. Midea Indonesia juga menjelaskan bahwa AC dalam kondisi normal tidak membutuhkan pengisian freon secara berkala.
Bagaimana Cara Memastikan Freon AC Bocor?
Pemeriksaan freon sebaiknya dilakukan teknisi menggunakan alat yang sesuai. Ariston Indonesia menyebut pemeriksaan dapat dilakukan dengan pengecekan tekanan menggunakan manifold gauge dan metode pendeteksian kebocoran, termasuk menggunakan alat pendeteksi elektronik.
Jika ditemukan kebocoran, titik tersebut perlu diperbaiki terlebih dahulu. Setelah itu, sistem dapat divakum dan diisi refrigeran sesuai jenis serta spesifikasi AC.
Pengguna juga sebaiknya tidak langsung menganggap AC tidak dingin = freon habis. Membersihkan filter, memeriksa evaporator dan kondensor, serta memastikan kipas outdoor bekerja merupakan bagian dari pemeriksaan karena masalah tersebut juga dapat menyebabkan AC kurang dingin.