- Survei Ipsos Indonesia pada April 2026 mengungkapkan kemudahan transaksi menjadi pertimbangan utama 300 pengguna bank digital.
- Mayoritas responden menilai proses transaksi yang cepat serta kelengkapan produk sangat mendorong penggunaan aplikasi perbankan digital.
- SeaBank, Bank Jago, Neobank, Superbank, dan Allo Bank memperoleh penilaian positif terkait performa serta keandalan aplikasi.
Selain performa teknis, kemudahan memahami dan menggunakan interface juga menjadi bagian yang dinilai dalam survei.
Pada atribut kemudahan dan kesederhanaan memahami interface, SeaBank mencatat persepsi positif sebesar 56 persen. Posisi berikutnya ditempati Allo Bank 52 persen dan Bank Jago 50 persen, kemudian Superbank 47 persen serta Neobank 43 persen.
Sementara pada atribut kemudahan membuka rekening, Neobank dan SeaBank sama-sama mencatat 54 persen. Selanjutnya, Superbank memperoleh 46 persen, Allo Bank 45 persen, dan Bank Jago 41 persen.
Hansal mengatakan kebutuhan pengguna terhadap layanan bank digital dapat berubah seiring semakin seringnya aplikasi digunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi.
“Preferensi konsumen terhadap bank digital terus berkembang seiring semakin beragamnya kebutuhan transaksi sehari-hari. Ketika aplikasi menjadi bagian dari aktivitas finansial yang semakin rutin, pengalaman yang mudah, cepat, stabil, dan dapat diandalkan menjadi semakin relevan dalam membangun pengalaman konsumen terhadap layanan digital banking,” katanya.
Survei Ipsos Indonesia dilakukan pada April 2026 menggunakan metode online melalui panel digital Ipsos. Studi ini melibatkan 300 responden berusia 18–55 tahun dari Jabodetabek, Jawa non-Jabodetabek, dan luar Jawa.
Seluruh responden merupakan pengguna aktif bank digital dengan frekuensi penggunaan minimal satu kali dalam satu bulan, serta berasal dari berbagai latar belakang sosial ekonomi.