- Mothercare, Gingersnaps, dan Wilio menampilkan koleksi busana anak dalam ajang Fashion Nation XX di Senayan City.
- Mothercare dan Gingersnaps merilis koleksi busana anak berbasis kenyamanan bermain serta imajinasi masa kecil.
- Wilio meluncurkan koleksi gaya hidup aktif dan mengumumkan penyelenggaraan Wilio Run 2026 di Taman Mini Indonesia Indah.
Suara.com - Dunia anak yang penuh warna, imajinasi, dan aktivitas turut menemukan tempatnya di panggung fashion. Bukan hanya soal busana yang terlihat menarik, pakaian anak kini juga dituntut mampu mengikuti berbagai kegiatan mereka, mulai dari bermain, menghadiri momen spesial, hingga berolahraga.
Nuansa tersebut hadir dalam Fashion Nation XX di Senayan City. Memasuki tahun ke-20, gelaran fashion ini mengusung tema “The Icon Edit” dan menghadirkan berbagai perspektif tentang perkembangan fashion. Tahun ini, mothercare, Gingersnaps, dan Wilio ikut membawa cerita masing-masing lewat koleksi yang dekat dengan keseharian anak.
Mothercare mengajak melihat pakaian dari sudut pandang yang cukup sederhana: bermain. Lewat koleksi Autumn Winter 2026 bertajuk Art of Play, aktivitas tersebut diterjemahkan melalui tampilan yang playful, expressive, sekaligus tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Untuk koleksi Autumn Winter, sejumlah look dibuat lebih kaya melalui permainan tekstur, motif, warna, dan layering. Hasilnya memberikan karakter yang berbeda pada busana anak tanpa menghilangkan sisi praktisnya.
“Melalui Art of Play, kami ingin melihat fashion sebagai bagian dari bagaimana anak menikmati masa kecilnya. Koleksi ini dirancang agar anak dapat tetap nyaman bergerak, bermain, dan berekspresi, sekaligus memiliki kesempatan untuk menunjukkan karakter mereka melalui apa yang mereka kenakan,” ujar Muthia Surya, Marketing Manager mothercare Indonesia.
Jika mothercare mengambil inspirasi dari aktivitas bermain, Gingersnaps membawa cerita yang lebih dekat dengan imajinasi anak. Koleksi “Field of Daydreams: Little Days of Wonder” terinspirasi dari berbagai momen kecil yang membuat masa kanak-kanak terasa istimewa.
Koleksi tersebut diperuntukkan bagi anak usia 12 bulan hingga 12 tahun. Untuk anak perempuan, lini Radiant Days hadir dengan warna pastel, floral prints, serta detail yang memberikan kesan soft dan playful. Sementara Oriental Indigo untuk anak laki-laki mengandalkan warna indigo, navy, dan beige dengan siluet yang lebih clean dan timeless.
“Field of Daydreams terinspirasi dari cara anak-anak menemukan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana. Kami ingin koleksi ini terasa seperti bagian dari cerita masa kecil mereka yang playful, penuh imajinasi, tetapi tetap mudah dikenakan dan relevan untuk berbagai kesempatan,” kata Muthia.
Berbeda dari dua koleksi sebelumnya, Wilio membawa energi yang lebih aktif lewat koleksi football dan lifestyle. Jersey dan apparel football tidak hanya dapat digunakan ketika latihan maupun bertanding, tetapi juga bisa dipadukan dengan item kasual seperti shorts, skorts, dan denim untuk menciptakan gaya sporty sehari-hari.
“Wilio melihat fashion anak tidak hanya dari sisi style, tetapi juga bagaimana pakaian dapat mendukung anak dalam menjalani berbagai aktivitas. Melalui koleksi football dan lifestyle, kami ingin memberikan pilihan yang fleksibel dari training, bermain, hingga aktivitas sehari-hari, tanpa mengesampingkan kenyamanan dan personal style mereka,” ujar Ayu Kriessanty, Marketing Manager Wilio.
Semangat tersebut juga terlihat dalam konsep Wilio 5.0 di Senayan City. Area tersebut menghadirkan pengalaman yang lebih interaktif, salah satunya melalui Custom Club yang memungkinkan pelanggan mempersonalisasi sepatu, jersey, dan tas menggunakan shoe charms, nameset, maupun patches.
Wilio juga akan menggelar Wilio Run 2026: Miles of Smiles pada 5 Desember di Taman Mini Indonesia Indah. Bekerja sama dengan Save the Children, kegiatan ini turut mendukung program Healing and Education through the Arts (HEART), dengan berbagai aktivitas keluarga seperti Football Zone, 3-on-3 Basketball Courts, Hybrid Race, dan Healing through Art Activation.
Tiga brand tersebut membawa cerita yang berbeda ke Fashion Nation XX, tetapi semuanya berangkat dari dunia anak yang sama: bermain, berekspresi, dan terus bergerak. Fashion pun menjadi bagian dari keseharian mereka, bukan sesuatu yang harus membatasi cara anak menikmati aktivitasnya.