- Sunscreen berbahan kimia menyerap sinar UV melalui bahan aktif seperti avobenzone tanpa meninggalkan residu putih mencolok di kulit.
- Sunblock sebagai pelindung fisik menggunakan zinc oxide untuk menghalangi sinar UV tetapi cenderung meninggalkan sisa warna putih.
- Health menyatakan tidak ada produk yang paling unggul karena keduanya efektif asalkan berlabel broad-spectrum dengan SPF minimal 30.
Suara.com - Sinar matahari dapat memberikan manfaat bagi tubuh, tetapi paparan berlebihan juga berisiko menyebabkan kulit terbakar, penuaan dini, hingga meningkatkan risiko kanker kulit.
Oleh karena itu, penggunaan produk pelindung matahari menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Di pasaran, terdapat dua produk yang sering digunakan, yaitu sunblock dan sunscreen.
Keduanya sama-sama dikenal sebagai produk pelindung kulit dari sinar ultraviolet (UV), tapi memiliki perbedaan dalam cara kerja dan bahan aktifnya.
Perbedaan tersebut terkadang membuat orang bingung ketika harus menentukan produk yang tepat untuk kebutuhan kulit.
Ada yang menganggap sunblock lebih ampuh karena membentuk lapisan pelindung, sementara sunscreen dinilai lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
Lantas, mana yang lebih efektif melindungi kulit dari sinar matahari antara sunblock dan sunscreen?
Apa Beda Sunblock dan Sunscreen?
Sebelum mencari tahu kefektifan masing-masing, ada baiknya untuk mengenal perbedaan sunblock dan sunscreen.
Berikut beberapa perbedaan sunblock dan sunscreen berdasarkan laporan Health yang telah ditinjau oleh dokter kulit, Brendan Camp, MD.:
1. Cara Kerja
Sunscreen atau biasa disebut dengan chemical sunscreen bekerja dengan menyerap sinar UV sebelum sinar tersebut merusak kulit.
Sementara sunblock secara tradisional merujuk pada pelindung fisik yang membantu menghalangi sinar UV menembus kulit dan dikenal juga dengan istilah physical sunscreen atau mineral sunscreen.
2. Kandungan Bahan Aktif
Sunscreen berbahan kimia dapat mengandung bahan aktif seperti avobenzone, octisalate, octocrylene, dan homosalate.
Adapun sunblock umumnya menggunakan zinc oxide atau titanium dioxide untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV.