Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB
Asia World Model United Nations (AWMUN) XV yang Digelar Pada 2–5 Oktober 2026 di Bali (Dok. Istimewa)
BACA 10 DETIK
  • Asia World Model United Nations XV diadakan di Bali pada 2 hingga 5 Oktober 2026.
  • Forum internasional tersebut mempertemukan tujuh ratus delegasi muda dari dua puluh lima negara untuk membahas lingkungan.
  • Para peserta melakukan simulasi sidang PBB guna mencari solusi atas tantangan perubahan iklim dan keamanan air.

Suara.com - Perubahan iklim kini bukan lagi persoalan yang hanya dibicarakan dalam forum internasional. Dampaknya semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari ketersediaan air, pertanian, kehidupan masyarakat pesisir, hingga kondisi perkotaan.

Situasi tersebut membuat keterlibatan generasi muda menjadi semakin penting dalam mencari solusi atas berbagai persoalan lingkungan.

Hal itu menjadi salah satu perhatian dalam Asia World Model United Nations (AWMUN) XV yang digelar pada 2–5 Oktober 2026 di Bali. Forum simulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut mempertemukan 700 delegasi dari 25 negara dengan mengusung tema “Building a Just and Sustainable Future: Peace, Water Security and Social Inclusion”.

Melalui forum tersebut, para peserta diajak memahami bahwa persoalan perubahan iklim memiliki dampak yang berbeda bagi setiap kelompok masyarakat.

Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, menilai ketersediaan air dapat menentukan keberlangsungan kehidupan masyarakat.

“Bagi seorang petani, air dapat menentukan apakah akan ada hasil panen. Bagi masyarakat pesisir, air dapat menentukan apakah mereka dapat terus menjalankan mata pencaharian mereka,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat dan ekosistem yang rentan membutuhkan perhatian dalam merancang solusi perubahan iklim. Karena itu, persoalan lingkungan tidak cukup diselesaikan hanya dengan melihat angka atau kebijakan, tetapi juga perlu mempertimbangkan kondisi masyarakat yang merasakan dampaknya secara langsung.

Anak Muda dan Diplomasi untuk Perubahan

AWMUN XV menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk belajar memahami persoalan global sekaligus mencari jalan keluar melalui dialog.

Para delegasi berasal dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Australia, Bangladesh, Hungaria, India, Irlandia, Jepang, Malaysia, Filipina, Afrika Selatan, Singapura, Thailand, dan Uganda.

Presiden International Global Network (IGN), Muhammad Fahrizal, mengatakan tantangan seperti perdamaian, keamanan air, keberlanjutan lingkungan, dan inklusi sosial memiliki keterkaitan satu sama lain.

“Tanpa keadilan, perdamaian tidak akan bertahan. Tanpa air yang bersih dan aman, masyarakat tidak akan dapat berkembang. Dan tanpa inklusi sosial, kemajuan akan selalu meninggalkan seseorang di belakang,” katanya.

Menurut Fahrizal, keterlibatan anak muda tidak harus selalu dimulai dari tindakan besar. Kemampuan berdialog, mendengarkan perspektif berbeda, melakukan riset, serta membangun kerja sama juga merupakan bagian dari proses menciptakan perubahan.

Selama AWMUN XV, para peserta ditempatkan sebagai perwakilan negara dalam simulasi sidang PBB. Mereka harus mempelajari isu tertentu, menyampaikan pandangan, melakukan negosiasi, membangun aliansi, hingga menyusun rancangan resolusi bersama.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa menghadapi perubahan iklim membutuhkan lebih dari sekadar kepedulian. Generasi muda juga perlu memiliki kemampuan untuk memahami masalah, berkomunikasi dengan berbagai pihak, serta mencari solusi yang dapat diterapkan bersama.

Dengan semakin kompleksnya tantangan lingkungan, ruang dialog seperti AWMUN dapat menjadi tempat bagi anak muda untuk belajar bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari keputusan besar.

Mendengarkan, bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan membawa isu lingkungan ke dalam kehidupan sehari-hari juga dapat menjadi langkah awal.

Pada akhirnya, generasi muda bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk ikut menentukan seperti apa masa depan tersebut dibentuk.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com